Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

Sumpah Pemuda 2025, Seruan Peringatan Damai dan Tolak Provokasi Menggema

Gunawan. • Minggu, 26 Oktober 2025 | 19:27 WIB
Ilustrasi pemuda.
Ilustrasi pemuda.

 

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025, pemerintah bersama elemen kepemudaan mengimbau generasi muda untuk merayakan secara aman dan kondusif serta menolak segala upaya provokasi yang bisa memecah persatuan bangsa.

Tema nasional tahun ini yang dicanangkan Kemenpora adalah “Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu” sebagai pijakan kegiatan serentak di seluruh daerah.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ali Hanafiah menyerukan agar kaum muda menjadi penyangga stabilitas nasional dan mendukung langkah aparat menjaga ketertiban.

”KNPI mendukung tindakan kepolisian yang diperlukan untuk mempertahankan keamanan dan menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya, sambil mengajak pemuda untuk memberi contoh perilaku yang menjunjung persatuan.

Ali Hanafiah juga menegaskan komitmen organisasi kepemudaan untuk menjadi garda depan dalam mencegah perpecahan.

”Mari kita tunjukkan semangat persatuan sebagai pemuda pemudi bangsa kita dan tolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah,” tegasnya.

Di tingkat daerah, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan untuk menjaga stabilitas sosial yang berdampak pada ekonomi lokal.

”Organisasi pemuda dapat memainkan peran penting menjaga kondusifitas sehingga investasi dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga,” kata Ahmad Luthfi.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menerbitkan pedoman nasional penyelenggaraan Sumpah Pemuda 2025 yang mengajak seluruh daerah pendidikan dan organisasi pemuda menyelenggarakan kegiatan positif, seperti dialog kebangsaan kegiatan kreatif lomba inovasi dan kampanye persatuan.

Seruan bersama ini juga memuat imbauan praktis, yaitu menghindari aksi-aksi yang berujung kerusuhan menghormati aturan pelaksanaan kegiatan publik serta bekerja sama dengan aparat keamanan dan penyelenggara lokal agar peringatan berjalan aman.

Pemerintah dan mitra kepemudaan berharap Sumpah Pemuda 2025 menjadi momentum penguatan solidaritas lintas generasi bukan pemicu konflik. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Tolak provokasi #Seruan damai #sumpah pemuda