JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memperkuat langkah-langkah pemberantasan judi daring melalui kerja sama antarlembaga.
Strategi ini bukan hanya soal penegakan hukum tetapi juga upaya perlindungan terhadap generasi muda yang rentan terhadap dampak sosial dan ekonomi praktik perjudian ilegal.
Pendekatan yang diterapkan melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bekerja bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, aparat penegak hukum, serta platform digital untuk menutup ruang gerak jaringan judi online, baik di ranah siber maupun jalur keuangan.
Kolaborasi tersebut dilakukan agar langkah pemblokiran konten dan pemutusan aliran dana berjalan simultan, sehingga efektivitas penindakan meningkat.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, tindakan melawan judi online tidak boleh parsial.
”Setiap bulan kami menyerahkan ribuan nomor rekening ke OJK untuk ditutup karena terbukti digunakan dalam transaksi judi daring. Ini kerja bersama lintas lembaga, karena persoalan ini tidak bisa ditangani sendiri,” ujarnya.
Lebih jauh Meutya menegaskan, pengawasan dilakukan menyeluruh, mulai dari pemblokiran situs dan akun yang mempromosikan judi hingga pelacakan transaksi keuangan yang mencurigakan.
”Kejahatan terorganisasi seperti judi daring memang harus dilawan secara terorganisasi juga,” tegasnya.
Pakar keamanan siber menyambut baik kebijakan terpadu pemerintah sambil menyorot hal-hal yang perlu diperkuat.
Pratama Persadha dari lembaga riset siber (CISSReC) mengingatkan bahaya judi daring bagi anak muda.
”Anak muda sangat rentan karena akses internet mereka tinggi dan literasi digitalnya belum matang. Jika tidak dikendalikan, judi daring bisa merusak produktivitas dan menjerumuskan mereka dalam jeratan hutang serta kecanduan,” ujarnya.
Ia juga menganjurkan agar program edukasi publik dan kampanye literasi digital berjalan seiring dengan tindakan penegakan.
Selain pemblokiran dan penutupan rekening, upaya preventif yang digalakkan meliputi pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan untuk mendeteksi pola operasi judi daring pembatasan kepemilikan kartu SIM per NIK dan peningkatan patroli siber sehingga konten ilegal cepat ditindak.
Laporan resmi Kemkomdigi menyebutkan penurunan signifikan transaksi judi daring berkat langkah-langkah koordinatif tersebut.
Langkah terintegrasi yang menggabungkan penindakan teknis penutupan jalur keuangan dan edukasi masyarakat menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman dan produktif.
Melalui penguatan koordinasi lintas kementerian lembaga dan dukungan aparat penegak hukum, laju judi daring diharapkan dapat ditekan hingga ke akar masalah, sehingga masa depan generasi muda terlindungi. (*/ign)
Editor : Gunawan.