Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kian Dewasa Berpolitik dan Berdemokrasi, Masyarakat Solid Menerima Hasil PSU

Gunawan. • Sabtu, 6 September 2025 | 14:35 WIB
ilustrasi PSU
ilustrasi PSU

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar di beberapa daerah telah rampung dan disambut dengan penerimaan yang relatif solid oleh masyarakat.

Meski proses berjalan dinamis, banyak pihak menunjukkan kedewasaan politik dengan menerima keputusan resmi penyelenggara. Sebuah sinyal positif bagi stabilitas yang dibutuhkan demi kelancaran agenda nasional.

Kondisi kondusif ini tercermin dari sedikitnya konflik antarpendukung dan sikap lapang dada yang membuat keputusan KPU dapat dijadikan rujukan bersama.

Observasi tersebut menjadi indikator kematangan demokrasi, di mana kompetisi politik dipandang sebagai proses sementara sementara persatuan nasional tetap menjadi prioritas agar tenaga masyarakat dapat kembali difokuskan pada pembangunan dan kesejahteraan.

Peran penyelenggara juga mendapat sorotan. Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Husin, disebut aktif menyiapkan logistik dan mekanisme teknis sehingga tahapan administratif dan pengawasan berjalan tertib, mulai dari sortir dan pelipatan hingga distribusi surat suara.

Dukungan pemerintah pada aspek anggaran dan fasilitasi turut membantu kelancaran pelaksanaan di lapangan.

”KPU memastikan seluruh tahapan PSU berjalan dengan standar tinggi, mulai dari distribusi logistik, pengawasan, hingga publikasi hasil secara terbuka,” katanya.

Dari ranah lokal Papua, Dewan Presidium Masyarakat Adat Tabi Ondofolo Ismail Isak Mebri menyatakan, PSU Pilgub Papua telah berlangsung aman dan jujur-adil (jurdil).

Organisasi adat itu menyebut pasangan calon Mathius D. Fakhiri-Aryoko Rumaropen sebagai pemenang hasil PSU. Keputusan itu sebaiknya segera dikukuhkan agar proses politik tidak berlarut.

”Kami mengakui bahwa proses hukum di MK adalah hak setiap warga negara, namun kami menilai proses ini hanya membuang-buang waktu, energi, dan membosankan. Oleh karena itu, kami mendesak MK agar segera mengesahkan hasil PSU tanpa perlu ada PSU yang ketiga kalinya,” kata perwakilan adat.

Imbauan serupa datang dari unsur pemerintahan daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Boven Digoel, Pilemon Tabuni, yang meminta agar masyarakat mendoakan kelancaran proses dan mengingatkan seluruh pihak untuk tidak mudah terpancing isu yang bisa memicu ketegangan.

”Pesan saya, mari kita doakan supaya proses pemilu dapat secepatnya selesai. Selain itu, seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat tidak terpancing isu-isu yang bisa memicu ketegangan,” ujar Pilemon. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#psu #agenda nasional