Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warga Didorong Cerdas Bertransaksi, Edukasi QRIS dan Perang terhadap Judi Online Diperluas hingga Desa

Gunawan. • Senin, 1 September 2025 | 13:43 WIB
Ilustrasi judi online. (JawaPos.com via canva.)
Ilustrasi judi online. (JawaPos.com via canva.)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Selatan menegaskan perlunya peningkatan literasi keuangan digital sebagai salah satu benteng melindungi masyarakat dari risiko sosial-ekonomi, termasuk maraknya judi daring.

Pernyataan itu disampaikan saat BI menggelar sesi edukasi dan pelatihan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Desa Bira, yang menyasar perangkat desa, tenaga pendidikan PAUD, kader posyandu, hingga ibu rumah tangga.

Menurut Dian Anggraeni, perwakilan BI Sulsel, QRIS bukan sekadar alat pembayaran. Fasilitas itu bisa dimanfaatkan untuk memperkuat keamanan transaksi dan mendorong inklusi keuangan hingga ke pelosok.

”QRIS mempermudah transaksi. Namun, yang lebih penting, kita perlu kecakapan agar layanan ini tidak disalahgunakan yang berujung pada kerugian keluarga,” ujar Dian saat kegiatan berlangsung.

Praktik langsung berupa simulasi transaksi QRIS menjadi bagian inti kegiatan. Hal itu untuk memastikan peserta paham dan percaya diri menggunakan pembayaran nontunai.

Langkah edukasi di tingkat desa berjalan seirama dengan kampanye nasional melawan judi online yang belakangan aktif berkeliling kota-kota di Indonesia.

Program bertajuk ”Judi Pasti Rugi” (JPR), hasil kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dengan GoTo/GoPay, membawa pesan pencegahan melalui roadshow, simulasi, dan aktivitas interaktif yang menyasar publik luas.

Kampanye ini sudah singgah di sejumlah daerah, termasuk Kota Madiun, sebagai bagian dari tur edukatif yang menyinggahi puluhan kota.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kota Madiun Bagus Wiyono menegaskan, judi online bukan sekadar masalah hukum.

Dampaknya menular pada ekonomi rumah tangga dan masa depan anak-anak.

”Sistem judi online dirancang untuk membuat pemain terus menanggung kerugian. Bukan sebaliknya. Edukasi dan penguatan komunitas adalah kunci agar generasi muda tidak terjebak,” katanya.

Untuk menjangkau audiens yang lebih luas, GoPay mengerahkan mobil edukasi keliling dan program komunikasi langsung di ruang publik. Rencana perjalanan kampanye mencantumkan puluhan kota yang akan dikunjungi sepanjang tahun ini. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#judi online #qris #transaksi digital