Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sebut Narasi Indonesia Cemas Direkayasa Pihak Tertentu, Percepat Reformasi Pendidikan

Gunawan. • Selasa, 22 Juli 2025 | 14:58 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Narasi “Indonesia Cemas” yang tengah digaungkan dinilai sebagai upaya politis menggoyang stabilitas nasional.

Presiden Prabowo Subianto menyebut gerakan serupa—termasuk “Indonesia Gelap” dan tagar “Kabur Aja Dulu”—sebagai “narasi buatan” yang digunakan oleh pihak-pihak berkepentingan untuk menimbulkan kegaduhan.

”Ini bukan keresahan rakyat, melainkan hasil rekayasa mereka yang terus ingin melihat Indonesia gaduh dan tertinggal,” tegas Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, klaim krisis tersebut bertolak belakang dengan kondisi terkini, di mana pemerintah tengah menata ulang sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

”Indonesia cerah. Kita punya potensi besar yang harus kita kelola, terutama melalui peningkatan kualitas SDM,” ujarnya.

Pemerintah sudah meluncurkan berbagai program percepatan di bidang pendidikan.

Antara lain, pembangunan sekolah baru di wilayah terpencil dan tertinggal; program pelatihan dan sertifikasi guru untuk meningkatkan kompetensi pengajar; dan perluasan akses beasiswa dan pendirian kampus vokasi di berbagai provinsi.

Langkah ini dirancang untuk menjawab tantangan masa depan secara konkret, bukan sekadar retorika semata.

Sementara itu, rencana aksi demonstrasi “Aksi Serentak” pada 25–28 Juli menuai kritik karena dinilai minim agenda substansial dan berpotensi mengganggu fokus pemerintah dalam memperkuat pendidikan.

Aktivis Corong Rakyat, Hasan, mengingatkan bahwa kritik konstruktif harus didasarkan data dan fakta.

”Mahasiswa dan masyarakat perlu mendukung program nyata pemerintah, bukan terus menggalang narasi pesimisme,” katanya.

Peneliti Centre for Indonesia Economy (CIE), Muhammad Chaerul, menambahkan bahwa stabilitas politik dan sosial adalah syarat mutlak untuk percepatan pemulihan nasional.

”Aksi jalanan tanpa solusi jelas malah bisa memperlambat reformasi. Bagian terpenting sekarang adalah mendukung upaya pemerintah membangun masa depan melalui pendidikan,” tegasnya. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Indonesia Cemas #Presiden Prabowo