JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan sehat, tetapi juga untuk memberdayakan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk memberikan manfaat ganda—meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui keterlibatan UMKM.
Dalam pelaksanaannya, UMKM terlibat dalam berbagai tahap, mulai dari penyediaan bahan baku hingga distribusi makanan.
”Pelaksanaan program ini mencakup 26 provinsi dengan ratusan titik distribusi. Ini adalah langkah nyata untuk memperkuat peran UMKM dalam ekonomi lokal dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Meutya.
Ketua Lembaga Pengembangan UMKM Muhammadiyah DKI Jakarta, Nosri Sahibi, mengungkapkan bahwa keberadaan program MBG membawa dampak positif bagi ekonomi daerah.
Menurutnya, UMKM yang terlibat memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kapasitas produksi mereka.
”UMKM tidak hanya berkontribusi dalam penyediaan bahan baku, tetapi juga dalam produksi makanan siap saji yang menjangkau berbagai daerah. Ini membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat daya saing usaha kecil,” jelas Nosri.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Samsurizal, menambahkan bahwa Lampung menjadi salah satu daerah yang telah merasakan manfaat langsung dari program ini.
Menurutnya, keterlibatan UMKM yang memanfaatkan potensi lokal, seperti sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, menjadi faktor utama keberhasilan program MBG di wilayah tersebut.
”Program ini membawa dampak besar bagi perekonomian daerah. Dengan melibatkan UMKM yang memanfaatkan potensi sumber daya lokal, kami melihat pertumbuhan usaha yang semakin kuat dan berkelanjutan,” ungkap Samsurizal.
Program MBG mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
Dengan menggandeng UMKM sebagai mitra strategis, program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi lokal dan nasional.
Ke depannya, pemerintah berencana untuk memperluas cakupan program MBG agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Melalui berbagai inovasi dan kebijakan strategis, program ini diharapkan menjadi model sukses dalam pemberdayaan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. (*)
Editor : Gunawan.