Radarsampit.jawapos.com - Empat nyawa melayang akibat bus pariwisata mengalami rem blong di Kota Batu, Jawa Timur. Di antara korban bus pariwisata maut asal Bali dengan nomor polisi DK 7942 GB salah satunya bayi berusia 20 bulan.
Insiden nahas itu diketahui terjadi pada Rabu (8/1) sekitar pukul 19.15 WIB. Saat kejadian, bus pariwisata membawa rombongan SMK TI Bali Global Badung yang sedang melakukan kegiatan kunjungan industri.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan bahwa bus pariwisata mengalami kehilangan kendali saat melaju kencang dari arah Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Batu.
Baca Juga: Bus Pariwisata Maut Rombongan SMK TI Bali Global Badung Tak Layak Jalan, KIR Sudah Tidak Aktif
"Waktu itu jalur lumayan padat, jadi bus alami rem blong saat berada di Jalan Imam Bonjol yang menurun dan berhenti di depan SMPN 3 Batu (menabrak pohon) Jalan Raya Beji," ujar AKBP Andi, Kamis (9/1).
Ia juga mengatakan korban tewas sementara ini berjumlah empat orang, sedangkan korban luka akibat kecelakaan bus itu, yang terdata mencapai delapan orang.
Dikutip Radar Malang (Jawa Pos Grup), kecelakaan maut itu melibatkan belasan kendaraan yang ada di Jalan Imam Bonjol, Jalan Pattimura, dan Jalan Ir Soekarno. Atas insiden ini, empat orang dilaporkan meninggal dunia.
"Korban meninggal ada empat orang, serta beberapa mengalami luka-luka, masih kami data. Busnya itu dari Bali, penyebab (kecelakaan) kami masih mempelajari atau mendalami lagi," imbuhnya.
Baca Juga: Detik-Detik Kecelakaan Tragis Bus Pariwisata yang Menewaskan Empat Orang di Kota Batu
Pasca kecelakaan, korban meninggal dunia dan luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karsa Husada Batu dan Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu.
Berikut identitas korban meninggal dunia dan korban luka-luka dalam kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu:
Korban Meninggal Dunia
1. Anis, warga Jember
2. Sugianto Mumun, 40 tahun.
3. Agus Darianto, 60 tahun, warga Sidomulyo, Kota Batu.
4. Syafa, 20 bulan, Jember.
Korban Luka-luka:
1. Mustofa Ahman, 20 tahun, warga Temas, Kota Batu.
2. Muh Safiudin, 30 tahun, warga Tanggul Kulon, Kabupaten Jember.
3. Sugiarti, 60 tahun, warga Dinoyo, Kota Malang.
4. Moch Bayu Jatmiko, 39 tahun, warga Lowokwaru, Kota Malang.
5. Prasasti Nur Aulia, 23 tahun, warga Blimbing, Kota Malang.
6. Tino Trisula, 32 tahun, warga Sisir, Kota Batu.
7. Bambang Eko Pribadi, 49 tahun, warga Junggo, Kota Batu.
8. Rasminanto, 71 tahun, warga Junggo, Kota Batu.
9. Beril, 1 tahun, warga Beji, Kota Batu
10. Umi Dinami, 48 tahun, warga Beji, Kota Batu.