Radarsampit.jawapo.com - Oknum Polwan berpangkat AKP dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Manado yang diduga mempermalukan wartawan akhirnya membuat klarifikasi.
Dirinya meminta maaf terkait insiden perlakuan kurang mengenakkan terhadap para jurnalis Polda Sulut saat meliput kegiatan malam akhir tahun Kapolda Sulut dan Wakapolda di Posko Terpadu Nataru Kawasan Megamas Manado, Selasa (31/12/2024) malam lalu.
“Sebelumnya, saya atas nama pribadi memohon maaf jika ada perlakuan yang tidak mengenakkan kepada rekan-rekan wartawan,” ujar AKP PD dalam klarifikasinya di Manado, Kamis (02/12/2025) Siang.
Menurutnya, kejadian tersebut hanyalah miskomunikasi tanpa adanya maksud untuk melarang wartawan ambil makan.
“Intinya, saya tidak bermaksud membuat malu atau apa pun. Sebetulnya, kami hanya memesan makanan dengan jumlah yang sangat terbatas, sesuai perintah,” jelasnya.
“Setelah jam 12 malam, anak buah saya bilang kalau makanan sudah diberikan ke yang lain, takutnya tidak cukup untuk para pejabat utama yang mungkin akan makan untuk kedua kalinya. Setelah videoconference, Pak Wakapolda bertanya apakah masih ada makanan. Saya sampaikan masih ada pak tapi terbatas,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam posisi saat itu menjadi serba salah karena persediaan makanan yang terbatas hanya disediakan khusus untuk para PJU.
“Saya memang tidak mendengar perintah pak Wakapolda kepada teman-teman untuk makan. Untuk itu mungkin ada kata-kata saya yang tidak mengenakkan, saya mohon maaf. Ke depan, kami akan lebih baik lagi,” katanya.
Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh AKP PD, yang merupakan Kanit Regident Satlantas Polresta Manado.
Ia didampingi oleh Kasat Lantas Polresta Manado, Kompol Heriadi Ismail, Kabag Ops Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, dan Kasi Humas Iptu Agus Hariyono.
Kasat Lantas Polresta Manado, Kompol Heriadi Ismail, juga turut menyampaikan permohonan maaf atas nama institusi.
“Kami mohon maaf kepada rekan-rekan media. Kami akui jika ada kehilafan atau hal-hal yang tidak mengenakkan. Ibu Pingkan sudah meminta maaf secara pribadi, dan kami juga meminta maaf secara kedinasan atas nama satuan lalu lintas,” ujar Kompol Heriadi.
Diberitakan sebelumnya, Seorang oknum polisi wanita (Polwan) dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Manado diduga melakukan tindakan yang memalukan terhadap sejumlah wartawan yang tengah meliput kegiatan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) di malam pergantian tahun.
Tindakan oknum Polwan tersebut dianggap tidak pantas dan menjadi perhatian publik, khususnya di kalangan jurnalis yang merasa solidaritas profesi mereka dilanggar. (hng)
Editor : Slamet Harmoko