Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Ancaman Radikalisme Jelang Pilkada Papua

Gunawan. • Jumat, 15 November 2024 | 09:10 WIB
ilustrasi logo Pilkada 2024/Jawa Pos
ilustrasi logo Pilkada 2024/Jawa Pos

Radarsampit.jawapos.com – Masyarakat Papua diimbau tetap waspada terhadap potensi ancaman radikalisme, terorisme, dan tindakan intoleransi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Ancaman semacam ini dinilai berpotensi mengganggu stabilitas politik, keamanan, serta proses demokrasi di wilayah yang memiliki sensitivitas sosial tinggi seperti Papua.

Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman tersebut.

”Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi ancaman radikalisme, terorisme, dan intoleransi menjelang Pilkada 2024 yang akan berlangsung pada 27 November,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Papua untuk memperkokoh persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu perpecahan.

”Saat menjelang Pilkada, sering kali muncul berbagai isu yang digunakan oleh pihak tertentu untuk menyebarkan ideologi radikal atau memicu konflik intoleransi. Bijaklah dalam menyikapi informasi, terutama yang beredar di media sosial. Kedepankan semangat persatuan,” tambah Umar.

Kapolres juga menyoroti peran penting tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda dalam menjaga kedamaian di Papua.

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran ideologi yang berpotensi memecah belah.

”Kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan, namun dukungan masyarakat sangat diperlukan. Jika ada aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke kepolisian terdekat,” ujar Umar.

Ketua Wilayah Adat Lapago, Agus Rawa Kogoya, turut mengajak masyarakat untuk mendukung upaya menciptakan suasana aman dan damai selama Pilkada.

”Papua yang aman akan membawa kenyamanan bagi semua pihak. Mari kita jaga keamanan bersama-sama,” tegas Agus.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.

”Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Peran masyarakat sangat penting untuk mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban,” katanya.

Agus juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati meskipun terdapat perbedaan pilihan politik.

”Berbeda pilihan itu wajar, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut menimbulkan permusuhan. Sukseskan Pilkada dengan tetap menjaga kerukunan,” pesannya.

Dengan menjaga situasi kondusif, Papua diharapkan dapat melalui Pilkada 2024 secara aman dan damai, sehingga pembangunan daerah dapat terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat. (*)

Editor : Gunawan.
#politik #radikalisme #keamanan #pilkada