Antrean SPBU masih Mengular, Pemkab Kotim Segera Bentuk Tim Pengawasan BBM Subsidi

Rado. • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:23 WIB
Situasi antrean kendaraan pengisi BBM di SPBU (dok.radarsampit)
Situasi antrean kendaraan pengisi BBM di SPBU (dok.radarsampit)

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menelusuri tindak lanjut rekomendasi DPRD terkait pembentukan tim pengawasan dan penertiban distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim Diana Setiawan mengatakan, dirinya akan memastikan apakah tim tersebut sudah dibentuk. Jika belum, pembentukannya akan segera ditindaklanjuti.

“Saya baru tiga minggu menjabat. Saya akan cek apakah tim itu sudah dibentuk. Kalau belum, akan kami bereskan,” ujar Diana.

Baca Juga: Kabut Asap Mengancam Pernapasan, PSC 119 dan Rumah Oksigen di Kotim Siaga 24 Jam

Menurutnya, tim tersebut diperlukan untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi di Kotim. Dia juga berencana melibatkan organisasi angkutan darat (Organda) agar pengawasan berjalan lebih efektif.

“Saya akan telusuri dan nanti di dalamnya masukkan unsur Organda juga dalam tim pengawasan penyaluran BBM itu,” katanya.

Pembentukan tim tersebut merupakan salah satu rekomendasi dalam rapat DPRD Kotim bersama pihak terkait beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Harga Walet Terjun dari Rp10 Juta, Penerimaan Pajak Kotim Justru Nyaris Capai Target

Langkah ini didorong oleh persoalan antrean panjang di sejumlah SPBU dan keluhan masyarakat terkait distribusi BBM.

DPRD juga menyoroti dugaan praktik pelangsiran BBM yang berpotensi mengganggu penyaluran kepada masyarakat.

Melalui tim pengawasan, distribusi BBM subsidi diharapkan lebih tertib dan penyimpangan di lapangan dapat dicegah. (ang/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
tim pengawas pelansiran bbm subsidi spbu antrean kendaraan