Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Walet Terjun dari Rp10 Juta, Penerimaan Pajak Kotim Justru Nyaris Capai Target

Yuni Pratiwi Iskandar
Beberapa gedung sarang walet di tengah Kota Sampit.
Beberapa gedung sarang walet di tengah Kota Sampit.

Advertisement

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Realisasi pajak sarang burung walet di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencapai Rp250,27 juta atau 96,26 persen dari target Rp260 juta pada 2026.

Capaian tersebut diraih di tengah tekanan usaha akibat penurunan harga dan hasil panen.

Advertisement

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kotim Rody Kamislam mengatakan, pihaknya optimistis target pajak sarang burung walet tahun ini dapat tercapai. Saat ini, kekurangan penerimaan untuk memenuhi target sekitar Rp9,73 juta.

"Target kita untuk pendapatan dari pajak sarang burung walet tahun ini sebesar Rp260 juta. Insya Allah bisa tercapai," kata Rody.

Advertisement

Target tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang sebesar Rp250 juta dan berhasil terealisasi. Meski demikian, kondisi usaha sarang walet masih menghadapi tantangan akibat penurunan harga jual.

Saat ini, harga sarang burung walet di Kotim berkisar Rp3,5 juta hingga Rp4,5 juta per kilogram, bergantung pada jenis dan kualitasnya. Harga tersebut jauh di bawah harga sebelumnya yang pernah menembus Rp10 juta per kilogram.

Untuk meringankan beban pelaku usaha, pemerintah telah menurunkan tarif pajak sarang burung walet dari 10 persen menjadi 5 persen sejak Januari 2019.

Pemungutannya menggunakan sistem self assessment, yakni wajib pajak menghitung dan menyetorkan sendiri kewajibannya sesuai ketentuan.

Rody mengapresiasi pelaku usaha yang tetap memenuhi kewajiban perpajakan di tengah kondisi usaha yang belum stabil.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ditemukan Tak Sadarkan Diri, Pemuda di Palangka Raya Diduga Coba Bunuh Diri di Gedung Walet

Ditemukan Tak Sadarkan Diri, Pemuda di Palangka Raya Diduga Coba Bunuh Diri di Gedung Walet

seorang pemuda ditemukan tak sadarkan diri di gedung walet palangka raya

Kualitas Pelayanan Pajak di Palangka Raya Perlu Ditingkatkan

Kualitas Pelayanan Pajak di Palangka Raya Perlu Ditingkatkan

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, memintaKualitas Pelayanan Pajak di Palangka Raya Perlu Ditingkatkan lagikepada para wajib pajak

BPKAD Optimalkan Pajak dan Bank Sampah untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

BPKAD Optimalkan Pajak dan Bank Sampah untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

Sukamara terus mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pengembangan Bank Sampah serta intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer