Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Pengendara di Sampit Diminta Tak Ngebut

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 22:48 WIB

 

KABUT ASAP: Sejumlah pengendara di Kota Sampit, Kotawaringin Timur menerobos pekatnya asap akibat Karhutla, beberapa waktu lalu. FOTO: DOK.  USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT
KABUT ASAP: Sejumlah pengendara di Kota Sampit, Kotawaringin Timur menerobos pekatnya asap akibat Karhutla, beberapa waktu lalu. FOTO: DOK. USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), termasuk Sampit. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara berkurang dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan saat berkendara di tengah kondisi kabut asap.

Kasatlantas Polres Kotim AKP Hariyanto mengatakan, keselamatan harus menjadi prioritas. Pengendara diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jarak pandang dan tidak memaksakan diri melaju kencang.

Baca Juga: Truk Kredit Raib! Perusahaan Finance Laporkan Debitur ke Polisi

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu waspada. Kurangi kecepatan dan sesuaikan dengan kondisi jarak pandang. Jangan memaksakan berkendara dengan kecepatan tinggi karena sangat berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.

Menurutnya, kabut asap dapat membuat pengendara terlambat melihat kendaraan lain, pejalan kaki maupun objek di depan. Karena itu, kehati-hatian sangat diperlukan untuk mencegah kecelakaan.

Baca Juga: Maling Motor Merajalela, Warga Jalan Iskandar Sampit Aktifkan Ronda Malam

Pengendara juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi baik serta menggunakan perlengkapan keselamatan selama perjalanan.

“Kami harap seluruh pengendara yang berada di jalan tidak terlalu terburu-buru selama kabut asap terjadi,” tutupnya. (sir/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
jarang pandang lalu lintas kemarau kabut asap karhutla