Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaga Warga dari Dampak Kabut Asap, Masker Dibagikan di Dua Titik

M. Rifani Dewantara
BAGIKAN MASKER: Polsek Hanau, Koramil 1015-11, dan UPTD Puskesmas Pembuang Hulu membagikan masker kepada warga di Simpang 4 Bundaran Ban Pembuang Hulu I, Sabtu (5/9/2026).
BAGIKAN MASKER: Polsek Hanau, Koramil 1015-11, dan UPTD Puskesmas Pembuang Hulu membagikan masker kepada warga di Simpang 4 Bundaran Ban Pembuang Hulu I, Sabtu (5/9/2026).

Advertisement

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com - Kondisi udara yang kurang bersahabat membuat kewaspadaan terhadap kesehatan masyarakat perlu ditingkatkan.

Di Kecamatan Hanau, langkah preventif dilakukan dengan membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di luar rumah, Sabtu (5/9/2026).

UPTD Puskesmas Pembuang Hulu bersama Polsek Hanau dan Koramil 1015-11 turun langsung ke jalan. Kegiatan dimulai sekitar dengan menyasar masyarakat yang melintas di sejumlah titik.

Advertisement

Ada dua lokasi yang menjadi sasaran pembagian masker. Yakni Simpang 4 Masjid Nur Mastiyah Pembuang Hulu I dan Simpang 4 Bundaran Ban Pembuang Hulu I.

Kapolsek Hanau Ipda Bima Satria Susilo mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian lintas sektor dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Ini merupakan wujud sinergi antara Polri, TNI, dan tenaga kesehatan untuk memberikan perlindungan sekaligus edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Advertisement

Menurut Bima, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi dampak kondisi udara yang kurang baik.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya ketika kondisi udara dan asap kurang baik,” lanjutnya.

Dia menambahkan, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat. Tidak hanya dalam penanganan persoalan yang muncul di masyarakat, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan dan edukasi.

“Langkah sederhana seperti menggunakan masker ini diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat saat kondisi udara dan asap perlu diwaspadai,” pungkasnya. (rdw)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lamandau Terapkan PJJ Mulai 7 September, Lindungi Siswa dari Dampak Kabut Asap Karhutla

Lamandau Terapkan PJJ Mulai 7 September, Lindungi Siswa dari Dampak Kabut Asap Karhutla

Kebijakan ini diambil menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi mengganggu kesehatan

Saat Kabut Asap Menjadi sebuah Lagu, Anak Muda Kotim Bersuara Lewat 'Lihat Negeri Ku'

Saat Kabut Asap Menjadi sebuah Lagu, Anak Muda Kotim Bersuara Lewat 'Lihat Negeri Ku'

Kabut asap pekat mengepung langit Kabupaten Kotim. Di balik beterbangannya jelaga yang menyesakkan dada, sebuah jeritan lewat alunan melodi

Kabut Asap Masih Pekat di Sampit, Jarak Pandang Turun Jadi 0,8 Kilometer

Kabut Asap Masih Pekat di Sampit, Jarak Pandang Turun Jadi 0,8 Kilometer

Kabut asap terpantau dari salah satu bangun tinggi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat pagi (4/9/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer