DPRD KOTIM: Dusun Tandang Butuh Jembatan Beton

Rado. • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 20:33 WIB
Juliansyah, Wakil Ketua DPRD Kotim
Juliansyah, Wakil Ketua DPRD Kotim

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah mendorong percepatan pembangunan jembatan beton di Dusun Tandang.

Infrastruktur tersebut dinilai krusial sebagai penghubung utama menuju kawasan permukiman dan wilayah transmigrasi.

“Di wilayah Dusun Tandang masih sangat dibutuhkan jembatan beton sebagai penghubung menuju wilayah-wilayah transmigrasi, terutama jalur H mulai dari SP2, SP3 sampai SP7,” ujar Juliansyah.

Baca Juga: BPJS: Bayi Tidak Langsung Masuk JKN

Ia menjelaskan, kebutuhan pembangunan jembatan tersebut bukan hal baru. Aspirasi masyarakat sudah lama disuarakan kepada pemerintah daerah, namun hingga kini belum juga terealisasi.

Menurutnya, usulan tersebut bahkan telah diajukan sejak masa kepemimpinan Bupati Kotim sebelumnya, Supian Hadi. Namun keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga pembangunan belum dapat dilaksanakan.

“Usulan itu sudah beberapa kali kita ajukan kepada pemerintah daerah. Bahkan pada masa Bupati terdahulu Supian Hadi juga sudah pernah disampaikan, namun karena keterbatasan anggaran hingga kini belum bisa direalisasikan,” tegasnya.

Baca Juga: Dinkes Kotim Ingatkan Warga untuk Waspada Dampak Musim Kemarau

DPRD Kotim pun berharap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut kembali menjadi prioritas pemerintah daerah. Selain itu, dukungan dari pemerintah pusat juga dinilai sangat penting guna mempercepat realisasi pembangunan.

Juliansyah juga membuka peluang kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur, termasuk melibatkan TNI melalui program-program percepatan pembangunan di daerah.

Baca Juga: Warga Palangka Raya Diingatkan Waspada Curanmor dan Judol

Ia mencontohkan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Barunang Miri yang dapat terealisasi melalui program pemerintah pusat dengan dukungan TNI.

“Peran pemerintah pusat sangat dibutuhkan, mengingat luas wilayah Kotim yang memerlukan dukungan anggaran besar untuk pemerataan pembangunan,” pungkasnya. (ang/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
DPRD Kotim wakil rakyat jembatan aspirasi warga infrastruktur