Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS: Bayi Tidak Langsung Masuk JKN

Yusho Ricky Prayoga
FOTO/ILUSTRASI PESERTA BPJS KESEHATAN
FOTO/ILUSTRASI PESERTA BPJS KESEHATAN

Advertisement

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menegaskan bahwa bayi yang baru lahir tidak otomatis masuk menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut ia sampaikan menanggapi isu mengenai bayi yang disebut-disebut akan otomatis menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan tanpa melalui proses pendaftaran mulai April 2026.

"Berdasarkan atuan, bayi baru lahir wajib didaftarkan paling lambat 28 hari sejak kelahiran. Jika pendaftaran dilakukan dalam rentang waktu ini, maka status kepesertaan JKN bayi akan langsung aktif," katanya melalui rilis yang disampaikan ke Radar Sampit, Kamis (9/4/2026).

Ia menyebutkan BPJS Kesehatan juga telah menyediakan kemudahan pendaftaran bagi masyarakat. Orang tua dapat mendaftarkan bayi baru lahir melalui layanan WhatsApp PANDAWA dengan melampirkan dokumen yang diperlukan.

Dijelaskan bahwa dokumen yang harus disiapkan meliputi KTP ibu, Kartu Keluarga, serta Surat Keterangan Lahir bayi. Proses ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan JKN tanpa harus datang langsung ke kantor.

"Kalau  pendaftaran bayi dilakukan melewati batas waktu 28 hari, maka iuran JKN akan dihitung sejak tanggal kelahiran bayi. Ini jadi perhatian penting bagi orang tua agar tidak terlambat melakukan pendaftaran," ucapnya.

Rizzky juga mengungkapkan bahwa saat ini lebih dari 98 persen penduduk Indonesia telah terdaftar sebagai peserta JKN. Program ini berjalan dengan prinsip gotong royong, di mana iuran dikumpulkan dari seluruh peserta untuk menjamin pembiayaan layanan kesehatan.

"Oleh karena itu, BPJS Kesehatan mengimbau agar masyarakat mendaftar sejak dini dan memastikan kepesertaan tetap aktif," pungkasnya. (sho/fm)

Advertisement
Editor : Farid Mahliyannor
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jangan Tunggu Sakit! Warga Kotim Diajak Rutin Periksa Kesehatan ke Posyandu

Jangan Tunggu Sakit! Warga Kotim Diajak Rutin Periksa Kesehatan ke Posyandu

Kesadaran masyarakat Kotawaringin Timur untuk memeriksakan kesehatan secara rutin masih perlu ditingkatkan

RSUD dr Murjani Sampit Terus Berbenah, Perkuat Komitmen Pelayanan

RSUD dr Murjani Sampit Terus Berbenah, Perkuat Komitmen Pelayanan

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada kemampuan medis, tetapi juga perhatian dan kenyamanan

Posyandu di Kotim Tak Lagi Hanya Layani Ibu dan Anak, Kini Sasar Semua Usia

Posyandu di Kotim Tak Lagi Hanya Layani Ibu dan Anak, Kini Sasar Semua Usia

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini beralih fungsi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer