Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

Titik Panas Masih Terdeteksi, Kotim Zona Merah Kebakaran Hutan dan Lahan

Usay Nor Rahmad • Minggu, 29 Maret 2026 | 10:09 WIB

Status kerawanan kebakaran di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi salah satu wilayah berwarna merah artinya sangat mudah terbakar. (BMKG Bandara H Asan Sampit).
Status kerawanan kebakaran di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi salah satu wilayah berwarna merah artinya sangat mudah terbakar. (BMKG Bandara H Asan Sampit).


SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur mulai menunjukkan sinyal serius.

Data terbaru BMKG mengungkap adanya titik panas (hotspot) yang terpantau dalam 24 jam terakhir, bersamaan dengan meluasnya wilayah berstatus rawan tinggi atau zona merah.

Hotspot tersebut terdeteksi di Kecamatan Mentaya Hulu, tepatnya di Kelurahan Tanjung Jariangau.

Meski tingkat kepercayaannya berada pada kategori menengah, kemunculan titik panas ini menjadi indikator awal adanya potensi kebakaran di lapangan.

Yang lebih mengkhawatirkan, peta analisis kerawanan kebakaran menunjukkan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah didominasi warna merah, yang berarti sangat mudah terbakar.

"Kondisi ini mengindikasikan tingkat kekeringan bahan bakar alami seperti vegetasi dan lahan gambut sudah cukup tinggi," ungkap Forecaster on Duty BMKG Bandara H Asan Sampit M Inggit Rizki A, Minggu (29/3/2026).

Situasi tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya risiko karhutla, terutama jika dipicu aktivitas manusia seperti pembakaran lahan.

Zona merah ini menjadi peringatan keras bahwa api dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Meski di sisi lain BMKG memprakirakan adanya potensi hujan, kondisi itu belum cukup untuk menurunkan risiko kebakaran secara signifikan. Cuaca yang berubah-ubah justru bisa memperparah situasi, terutama saat jeda hujan terjadi.

“Wilayah dengan kategori merah menunjukkan kondisi sangat rentan terhadap kebakaran, sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun. Selain itu, deteksi dini terhadap titik api harus ditingkatkan, khususnya di wilayah yang telah teridentifikasi memiliki hotspot.

Dengan kombinasi munculnya titik panas dan dominasi zona merah, ancaman karhutla di Kotawaringin Timur kini berada pada fase yang patut diwaspadai secara serius. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#titik panas #hutan #rawan kebakaran #kotim #lahan #karhutla #zona merah