SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meningkat selama libur Lebaran tahun ini.
Sehari setelah Idulfitri 1447 Hijriah, kawasan pantai tersebut dipadati pengunjung yang memanfaatkan masa libur bersama keluarga.
Pantai yang berjarak sekitar 85 kilometer dari Kota Sampit ini menjadi salah satu tujuan utama masyarakat. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Kotawaringin Timur, tetapi juga dari daerah lain seperti Seruyan, Kotawaringin Barat, Katingan hingga Palangka Raya.
Salah satu pengunjung, Try, warga Palangka Raya, mengatakan dirinya bersama keluarga datang untuk berlibur, namun tidak mendapatkan penginapan karena tingginya jumlah wisatawan.
“Kami datang untuk liburan, tapi penginapan sudah penuh, jadi harus bermalam di tepi pantai,” ujarnya.
Di kawasan tersebut tersedia berbagai fasilitas penunjang wisata, di antaranya penginapan dengan kisaran harga mulai sekitar Rp100 ribu hingga lebih dari Rp1 juta per malam. Selain itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan area berkemah yang disediakan di beberapa titik.
Untuk masuk ke kawasan pantai yang dikelola pihak swasta, pengunjung dikenakan tarif berkisar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kendaraan roda empat.
Selain panorama pantai yang menghadap langsung ke Laut Jawa, kawasan Ujung Pandaran juga memiliki objek wisata lain, seperti makam ulama Syekh Abu Hamid serta lokasi yang dikenal sebagai Air Terjun Merah.
Guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas wisatawan, Polres Kotawaringin Timur bersama pemerintah daerah mendirikan pos pengamanan di kawasan tersebut. Pos tersebut difungsikan untuk pengaturan lalu lintas, pengamanan, serta pelayanan kesehatan bagi pengunjung.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kotim, Langkap menyatakan telah meninjau langsung kondisi di lapangan selama masa libur Lebaran. Ia menyebut tingginya kunjungan wisatawan menunjukkan minat masyarakat terhadap destinasi tersebut.
“Minat wisata masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi peluang ke depan untuk dikembangkan,” kata Langkap.
Ia juga memperkirakan jumlah pengunjung pada hari kedua Lebaran mencapai ribuan orang. Hal tersebut terlihat dari kondisi arus lalu lintas menuju kawasan Ujung Pandaran dari arah Sampit yang mengalami kepadatan.
“Dari pantauan di lapangan, antrean kendaraan cukup panjang dan padat merayap menuju Ujung Pandaran,” ujarnya.
Menurut dia, pengembangan sektor pariwisata di kawasan Ujung Pandaran perlu dilakukan secara lebih maksimal. Ia juga menyebut saat ini telah ada keterlibatan pihak ketiga yang melakukan investasi di kawasan tersebut.
“Kehadiran pihak ketiga yang berinvestasi bisa menjadi pemantik dalam pengembangan kawasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan pariwisata diharapkan dapat memberikan dampak bagi daerah maupun masyarakat sekitar.
Kunjungan wisatawan diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir masa libur Lebaran. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor