SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan para pengelola jasa travel agar tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas kendaraan menjelang potensi lonjakan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, mengatakan keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama, terutama bagi kendaraan travel yang melayani penumpang dari kawasan perkebunan menuju kota.
“Kami menghimbau kepada teman-teman travel agar mengangkut penumpang sesuai kapasitas kendaraan. Misalnya kapasitasnya enam orang, ya enam orang saja, jangan dipaksakan,” kata Raihansyah, Selasa (10/3).
Menurutnya, aturan tersebut sejalan dengan kebijakan pada moda transportasi lain, termasuk kapal laut yang juga tidak diperbolehkan mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang telah ditetapkan.
“Sekarang kapal laut pun tidak boleh melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Karena itu travel juga harus mematuhi aturan yang sama demi keselamatan penumpang,” terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap operasional travel untuk memastikan ketentuan tersebut dipatuhi oleh para pengelola transportasi.
“Insya Allah nanti kami juga akan melakukan pengawasan terhadap hal-hal tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Dishub Kotim mencatat hingga saat ini belum terjadi lonjakan jumlah pemudik yang signifikan di wilayah tersebut.
“Kalau melihat perkembangan mudik sampai hari ini memang belum ada kenaikan yang terlalu signifikan. Mungkin sekitar tujuh sampai sepuluh hari ke depan baru kita akan melihat peningkatan jumlah pemudik,” pungkasnya. (ktr-2/sla)
Editor : Slamet Harmoko