SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kemunculan buaya besar di kawasan Sungai Mentaya kembali meresahkan warga. Kali ini, reptil berukuran besar tersebut terlihat muncul di sekitar Jalan Iskandar 30, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dekat Pelabuhan H Ali, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa subuh (3/3/2026).
Informasi tersebut disampaikan warga setempat, Zainuri, yang menyebutkan buaya kerap timbul di sekitar pelabuhan dan terlihat memakan sampah yang mengapung di sungai.
“Subuh tadi muncul lagi di dekat Pelabuhan H Ali, sekitar Iskandar 30. Sering muncul di kawaaan di situ. Semoga tak ada korban,” ujar Zainuri.
Menurut warga, buaya tersebut diperkirakan memiliki panjang lebih dari lima meter. Kemunculannya bukan kali pertama, karena dalam beberapa waktu terakhir buaya di Sungai Mentaya semakin sering terlihat, terutama pada malam hingga dini hari.
Fenomena ini sejalan dengan pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan buaya kerap “nongkrong” di pinggir Sungai Mentaya pada malam hari.
Kemunculan buaya di kawasan padat aktivitas warga dinilai semakin mengkhawatirkan, terlebih lokasi tersebut dekat dengan permukiman dan jalur transportasi air.
Warga berharap instansi terkait segera mengambil langkah antisipatif untuk mencegah potensi konflik antara manusia dan satwa liar. Pasalnya, keberadaan buaya di sekitar pelabuhan dan tumpukan sampah dinilai meningkatkan risiko serangan, terutama bagi warga yang beraktivitas di tepi sungai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penanganan kemunculan buaya tersebut.
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah, membenarkan adanya laporan warga terkait kemunculan buaya besar di sekitar Pelabuhan H Ali. Ia menyebutkan, pihaknya telah menerima informasi tersebut .
Meski penanganan buaya di perairan umum saat ini bukan lagi menjadi kewenangan BKSDA, pihaknya tetap akan mengambil langkah pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar.
Selain itu, BKSDA Resort Sampit juga berencana memasang spanduk peringatan sebagai bentuk pemberitahuan kepada warga terkait keberadaan buaya di kawasan tersebut.
“Aktivitas warga di sekitar pelabuhan masih sangat tinggi, sehingga perlu ada peringatan agar masyarakat lebih waspada dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan sungai, terutama pada malam hingga dini hari,” ujar Muriansyah. (oes)
Editor : Slamet Harmoko