SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Pasar Ramadan di Taman Kota Sampit yang digelar selama satu bulan penuh dengan melibatkan banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum penting dalam mendorong perekonomian masyarakat selama bulan suci, khususnya kebangkitan UMKM.
Rimbun menyampaikan bahwa kehadiran Pasar Ramadan merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah bersama panitia dan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang.
“Ya, kami memberikan apresiasi kepada panitia, juga kepada pemerintah daerah, bagaimana memberikan kesempatan kepada UMKM dan juga warga kita untuk melayani semua yang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya
Ia menegaskan, Pasar Ramadan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga simbol kebersamaan dan sinergi seluruh pihak. Mulai dari pemerintah daerah, penyelenggara, masyarakat hingga para pedagang, semuanya memiliki peran dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Sinergitas itu dinilai menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Jadi Pasar Ramadan ini adalah suatu sinergiritas kita semua, baik dari pemerintah daerah, semua elemen, juga masyarakat, juga kepada pedagang. Ini juga membuktikan bahwa kita bersama-sama menginginkan bisa mensejahterakan kita semua, terutama kepada UMKM, juga kepada pedagang, baik makanan maupun kue,” tegasnya.
Menurut Rimbun, geliat Pasar Ramadan yang berlangsung selama sebulan penuh tentu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Perputaran uang meningkat, daya beli masyarakat terjaga, dan para pedagang mendapatkan peluang usaha yang lebih luas.
“Terlebih lagi, momentum Ramadan selalu identik dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap makanan berbuka puasa dan hidangan khas lainnya,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya dari tahun ke tahun, baik dari segi penataan lokasi, kenyamanan pengunjung, maupun dukungan fasilitas bagi para pedagang.
“Dengan demikian, Pasar Ramadan tidak hanya ramai secara kuantitas, tetapi juga semakin tertata dan memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat,” ucapnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor