Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Peningkatan Fasilitas Olahraga jadi PR Dispora Kotim

Yuni Pratiwi Iskandar • Senin, 23 Februari 2026 | 20:28 WIB

TENIS: Kegiatan olahraga di lapangan tenis Tugu Jalan Ais Nasution, Sampit, belum lama tadi.
TENIS: Kegiatan olahraga di lapangan tenis Tugu Jalan Ais Nasution, Sampit, belum lama tadi.

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Ketersediaan sarana dan prasarana olahraga, khususnya lapangan tenis, menjadi perhatian serius Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Hal ini disampaikan Kepala Dispora, Muhammad Irfansyah saat membuka turnamen tenis di lapangan tenis Tugu Jalan Ais Nasution, Sampit, yang merupakan milik pemerintah daerah, belum lama ini.

Menurut Irfansyah, secara umum kondisi fasilitas olahraga di Kotim sudah cukup memadai dari sisi penatan dan ketersediaan ruang. Namun, masih terdapat kelemahan mendasar, terutama pada lapangan tenis yang belum mampu mengantisipasi gangguan cuaca.

“Kalau kita lihat sekilas, sarana dan prasarana untuk permainan sudah bagus, penataannya juga sudah ada tempatnya. Tapi kelemahannya, ketika hujan, permainan pasti terhenti. Seharusnya cuaca tidak menghalangi jalannya event. Ini menjadi PR kami,” ujarnya.

Ia menilai, perkembangan teknologi saat ini memungkinkan adanya solusi agar lapangan tetap dapat digunakan meski dalam kondisi hujan, misalnya melalui pembangunan fasilitas penutup atau sistem lapangan modern.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan membahas kemungkinan penerapan teknologi tersebut agar kegiatan olahraga tidak terganggu.

“Sekarang teknologi sudah canggih. Nanti akan kita diskusikan bagaimana sistem yang tepat agar sarana olahraga kita bisa lebih optimal,” katanya.

Selain fasilitas, Irfansyah juga menyoroti pentingnya dukungan sarana prasarana dalam menunjang prestasi atlet. Ia menegaskan, kemajuan atlet tidak bisa dilepaskan dari kelengkapan fasilitas latihan yang memadai.

“Bagaimana atlet bisa maju kalau sarana prasarananya tidak ada. Walaupun atletnya berbakat, tetap membutuhkan fasilitas yang mendukung,” tegasnya.

Di sisi lain, ia berharap munculnya bibit-bibit muda atlet tenis di daerah tersebut. Ia melihat adanya peningkatan dibandingkan beberapa tahun lalu, di mana cabang tenis sempat kesulitan menemukan atlet pelajar yang potensial.

“Sekarang Alhamdulillah sudah mulai terlihat bibit-bibit muda. Bahkan di ajang tingkat provinsi, atlet usia muda dari Kotim sudah mampu meraih prestasi. Artinya pembibitan sudah mulai berjalan,” ucapnya.

Ke depan, Dispora berencana mendorong pengembangan olahraga tenis melalui jalur pendidikan, salah satunya dengan memperkenalkan kembali kegiatan ekstrakurikuler tenis di sekolah-sekolah.

“Selama ini ekstrakurikuler tenis hampir tidak ada di sekolah. Padahal itu bisa menjadi langkah awal pembinaan atlet. Nanti akan kita sosialisasikan agar sekolah juga membuka ruang untuk cabang olahraga ini,” pungkasnya.

Kadispora Kotim berharap, dengan peningkatan fasilitas dan pembinaan sejak usia dini, prestasi olahraga di daerah, khususnya tenis, dapat terus berkembang dan mengharumkan nama daerah. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#olahraga #Dispora Kotim #fasilitas