Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ternyata Ini Biang Kerok Matinya Traffic Light di Jantung Kota Sampit

Usay Nor Rahmad • Kamis, 5 Februari 2026 | 14:15 WIB
Lampu lalu lintas di perempatan Jalan MT Haryono - Jalan DI Panjaitan Sampit, lama tidak beroperasi dan dirasa cukup menyulitkan warga. (Oes/Radar Sampit)
Lampu lalu lintas di perempatan Jalan MT Haryono - Jalan DI Panjaitan Sampit, lama tidak beroperasi dan dirasa cukup menyulitkan warga. (Oes/Radar Sampit)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengungkap penyebab tidak berfungsinya lampu lalu lintas (traffic light) di persimpangan Jalan MT Haryono–DI Panjaitan, salah satu titik lalu lintas tersibuk di Kota Sampit, yang dikeluhkan warga sejak November 2025.

Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, traffic light tersebut merupakan aset lama yang dipasang sekitar tahun 2006. Faktor usia membuat sejumlah komponen mengalami kerusakan serius dan tidak lagi kompatibel dengan sistem terbaru.

“Itu aset lama, sekitar tahun 2006. Karena usia, ada beberapa komponen yang rusak dan sudah tidak update. Yang paling fatal adalah kabel bawah tanah yang rusak dan harus diganti baru,” ujar Raihansyah, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, Dishub Kotim telah melakukan pendataan dan perhitungan terhadap seluruh aset traffic light lama di wilayah Sampit yang dinilai perlu diganti.

Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala sehingga penggantian belum dapat direalisasikan.

“Kami sudah menghitung dan mengajukan penggantian traffic light lama. Namun karena keterbatasan anggaran, belum bisa terpenuhi. Harapannya, pada perubahan APBD 2026 nanti bisa dialokasikan anggaran,” katanya.

Sebelumnya, warga mengeluhkan traffic light di simpang MT Haryono–DI Panjaitan yang sudah lama tidak berfungsi.

Kerusakan tersebut sempat viral di media sosial pada November 2025 dan sempat diperbaiki oleh petugas, namun hanya bertahan sementara sebelum kembali mati hingga saat ini.

“Sudah lama mati. Awalnya sempat diperbaiki, tapi tidak lama kemudian mati lagi,” kata Zidan, warga sekitar.

Perempatan Jalan MT Haryono– Jalan DI Panjaitan dikenal sebagai kawasan dengan arus lalu lintas padat karena berada di dekat pasar, sekolah dasar, gedung olahraga, serta sejumlah fasilitas umum lainnya. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga terhadap potensi kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk.

Selain faktor usia aset, kondisi traffic light juga diperparah oleh insiden kendaraan over dimension over loading (ODOL) pada akhir November 2025. Saat itu, kendaraan besar tersangkut kabel di lokasi hingga menyeret salah satu tiang traffic light, yang kini tampak dalam kondisi miring.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar traffic light kembali berfungsi normal dan keselamatan pengguna jalan di jantung Kota Sampit lebih terjamin. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#traffic light #sampit #kotim #kalteng