Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pencegahan Kunci Utama Pengendalian Karhutla

Rado. • Rabu, 28 Januari 2026 | 21:07 WIB
KARHUTLA: Kebakaran lahan di Jalan Rambutan - Lingkar Selatan, Sampit pada Senin (15/9).
KARHUTLA: Kebakaran lahan di Jalan Rambutan - Lingkar Selatan, Sampit pada Senin (15/9).

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Perubahan pola cuaca yang mulai memasuki periode kering di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memicu kewaspadaan berbagai pihak terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Meski hujan masih turun di beberapa titik, kondisi ini dinilai sebagai fase rawan yang membutuhkan antisipasi serius sejak dini.

Anggota Komisi III DPRD Kotim, SP Lumban Gaol menegaskan bahwa penetapan status Siaga Darurat Karhutla harus dimaknai sebagai peringatan dini, bukan sekadar langkah administratif.

Menurutnya, cuaca yang tidak menentu kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan pembakaran lahan dengan dalih pembukaan kebun.

“Dalam kondisi seperti ini, pembakaran lahan sering dianggap aman karena masih ada hujan. Padahal justru sangat berbahaya, sebab api bisa cepat menyebar ketika angin kencang,” kata Gaol, Rabu (28/1/2026).

Ia menekankan pencegahan menjadi kunci utama pengendalian Karhutla. Seluruh unsur yang tergabung dalam komando siaga diminta aktif turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan kebakaran.

Selain pendekatan edukatif, Gaol juga meminta BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk armada serta peralatan pemadam. Kesiapan sumber air seperti sumur bor dan titik air juga harus dicek secara berkala agar dapat difungsikan optimal saat darurat.

“Lebih baik kita bersiap dari sekarang, daripada terlambat saat kebakaran sudah meluas,” pungkasnya. (ang/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#Suara Wakil Rakyat #musim kemarau #cuaca panas #karhutla