SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - SD Eka Tjipta Tajur Beras melaksanakan study tour ke Kantor Radar Sampit, Sabtu (24/1). Kegiatan wisata sekaligus edukasi jurnalistik tersebut diikuti 25 siswa kelas V dan 11 guru pendamping.
Para murid dan guru pendamping diajak berkeliling di ruang redaksi dan percetakan. Tidak hanya murid, para guru juga tampak antusias dan ingin tahu lebih bagaimana proses pembuatan koran.
Mereka juga begitu serius mendengarkan penjelasan dari pihak Radar Sampit yang diwakili Dewan Redaksi, Tono Triyanto.
Tono mengaku bangga dengan sekolah-sekolah yang aktif melaksanakan kunjungan jurnalistik ke Radar Sampit.
Menurutnya ilmu yang didapat bisa membantu mencegah anak-anak menjadi penyebar berita hoax.
Apalagi dengan derasnya arus informasi yang mudah didapatkan, perlu pembelajaran sejak dini bagaimana caranya menyaring informasi menjadi berita yang benar dan bertanggung jawab.
“Peran semua pihak sangat dibutuhkan tidak hanya media, tapi juga guru di sekolah dan orang tua. Jangan sampai anak-anak salah mendapatkan informasi. Saya pikir dengan melaksanakan kunjungan seperti ini sangat tepat memberikan pemahaman kepada anak didik bagaimana caranya membedakan mana berita yang benar dan bertanggungjawab serta mana yang hoax,” jelas Tono.
Kepala SD Eka Tjipta Tajur Beras Marieli mengatakan study tour ini merupakan yang pertama ke Kantor Radar Sampit. Keinginan untuk berkunjung ke Radar Sampit sudah dari dulu. Hanya saja ada kendala dan baru terealisasi hari ini.
“Info study tour ke Radar Sampit kami dapatkan dari sekolah Eka Tjipta yang lebih dulu ke sini (Radar Sampit, red). Namun, baru bisa kami realisasikan tahun ini. Ini hal yang baik tidak hanya buat sekolah, tapi kami selaku guru dan anak didik,” ungkap Marieli.
Marieli berharap lewat kegiatan ini ada banyak manfaat yang bisa didapatkan anak didik, terutama terkait jurnalistik dan mengelola media sosial.
Dan yang lebih penting anak didik bisa menjadi penyampai pesan kepada teman-temannya terkait kampanye anti hoax dan peningkatan budaya literasi.
“Radar Sampit sengaja kami jadikan pilihan karena kami anggap sebagai media cetak terbesar di wilayah Kotawaringin. Dengan segudang prestasi yang sudah diraih dan tentunya sebagai perusahaan pers yang terverifikasi dewan pers sangat layak untuk kami jadikan bahan belajar untuk anak didik kami,” ucap Marieli. (ton/soc)
Editor : Slamet Harmoko