SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – PT BGA Group kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lokal.
Pada gelaran Sampit Expo 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ke-73, BGA tercatat sebagai satu-satunya perusahaan swasta yang secara khusus diundang untuk berpartisipasi dalam ajang tahunan tersebut.
Keikutsertaan BGA Group tidak sekadar menampilkan profil perusahaan, tetapi juga membawa berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat binaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Direktur CA BGA Group, Johan Sukardi, mengatakan terdapat 12 jenis produk UMKM binaan yang ditampilkan dalam Sampit Expo 2026. Seluruh produk tersebut merupakan olahan keripik yang telah mengantongi legalitas standar UMKM hingga sertifikasi halal, sehingga memiliki kualitas dan daya saing untuk menembus pasar yang lebih luas.
“Produk UMKM masyarakat binaan kami sudah bersertifikat halal dan saat ini pemasarannya tidak hanya di pasar daerah, tetapi juga sudah berkembang ke pasar online, termasuk jaringan Hypermart,” ujarnya, Rabu (7/1).
Selain produk makanan olahan, BGA Group juga menampilkan berbagai kerajinan tangan berbasis kearifan lokal. Di antaranya lawung, pakaian adat, tas tradisional, hingga alat musik khas daerah yang selama ini menjadi identitas budaya masyarakat Kalimantan Tengah.
Menurut Johan, produk-produk kerajinan tersebut saat ini telah dipasarkan secara offline di Pasar Sampit dan Palangka Raya. Bahkan, permintaan juga datang dari luar daerah, termasuk pesanan yang telah dikirim hingga wilayah Jakarta Pusat.
“Ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing jika dibina secara berkelanjutan dan dipasarkan dengan strategi yang tepat,” jelasnya.
Apresiasi terhadap keikutsertaan BGA Group juga datang dari pemerintah kecamatan. Camat Cempaga Hulu, Gusti Mukafi, menilai kehadiran BGA di Sampit Expo 2026 merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya lokal.
“Ini adalah satu-satunya perusahaan besar swasta (PBS) yang ambil bagian dalam expo ini. Kita bisa melihat langsung barang-barang yang dipamerkan, terutama yang berkaitan dengan adat dan budaya Kalimantan Tengah. Ini patut kita apresiasi karena keikutsertaan mereka merupakan bentuk kerja sama yang baik serta dukungan nyata kepada pemerintah daerah,” ungkapnya.
Gusti Mukafi juga menyampaikan bahwa pihaknya kembali melihat secara langsung bagaimana PT BGA Group menampilkan dan memfasilitasi produk-produk UMKM masyarakat sekitar yang menjadi binaan program CSR perusahaan, mulai dari UMKM keripik camilan hingga kerajinan tangan.
“Sanggar binaan BGA ini berada di Desa Pelantaran. Kami mengikuti proses pendampingan yang dilakukan BGA terhadap perkembangan produk yang semakin membaik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan, salah satunya melalui program CSR Sekolah Desa Berdaya BGA Group di Kalimantan Barat. Program ini dinilai mampu meningkatkan kompetensi pelaku usaha sehingga kualitas produk terus mengalami peningkatan.
“Kami meyakini hasil pendapatan pelaku usaha ini juga membaik dibandingkan sebelumnya berkat pendampingan yang baik dari CSR BGA Group. Ini tentu akan kami kembangkan juga dari sisi pemerintah desa,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Pelantaran, Sumantri. Ia menyebut pemerintah desa mengikuti langsung proses pendampingan yang dilakukan BGA Group terhadap UMKM binaan yang berada di wilayahnya.
“Kami melihat sendiri proses pendampingan dari BGA terhadap UMKM di desa kami. Perkembangan produknya semakin baik, baik dari segi kualitas maupun pemasaran. Ini akan kami dukung dan kembangkan dari sisi pemerintah desa,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kotim. Eko menyampaikan terima kasih kepada BGA Group yang dinilai konsisten menjadi satu-satunya perusahaan swasta yang selalu eksis dan aktif mengikuti berbagai kegiatan tingkat kabupaten maupun provinsi.
“Melalui pameran Expo HUT Kotim ke-73 ini, BGA Group menampilkan hasil karya yang bagus, khususnya produk UMKM kerajinan tangan berbasis kearifan lokal. Kami melihat langsung hasil karyanya dan ini cukup menjanjikan serta mampu bersaing di pasar menengah ke atas,” ungkapnya.
Editor : Slamet Harmoko