SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pantai Ujung Pandaran masih menjadi magnet wisata saat libur panjang. Namun, di tengah meningkatnya kunjungan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Kotim Rihel menyebutkan bahwa kondisi cuaca di wilayah pesisir Kotim belakangan cenderung tidak stabil, dengan hujan dan angin kencang yang berpotensi memicu gelombang tinggi.
“Wisatawan diharapkan lebih waspda dan tidak memaksakan aktivitas di laut jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ujar Rihel.
Menurutnya, lonjakan kunjungan ke Pantai Ujung Pandaran saat libur Natal dan Tahun Baru perlu diimbangi dengan kesadaran wisatawan terhadap risiko alam. Terlebih, pantai yang berada di Kecamatan Teluk Sampit tersebut merupakan kawasan terbuka yang langsung berhadapan dengan laut lepas.
Selain cuaca, Disbudpar Kotim juga menyoroti potensi kemunculan satwa liar, khususnya buaya. Dalam beberapa bulan terakhir, dua laporan warga terkait penampakan buaya di sekitar kawasan pantai sempat beredar di media sosial.
“Informasi ini penting utnuk diketahui wisatawan, supaya mereka tidak lengah. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi agar lebih berhati-hati,” jelas Rihel.
Disbudpar mengimbau pengunjung untuk mematuhi rambu peringatan di lokasi wisata, megikuti arahan petugas, sreta memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum dan selama berwisata.
“Dengan kewaspadaan bersama, Disbudpar berharap aktivitas wisata di Pantai Ujung Pandaran tetap berjalan aman dan nyaman tanpa mengurangi minat masyarakat menikmati libur Panjang,” harapnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor