SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kabupaten Kotawaringin Timur memprediksi titik kemacetan yang rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Kemacetan arus lalu lintas pada umumnya terjadi pada jam-jam tertentu dan kemacetan kendaraan akan semakin padat seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur nataru menggunakan kendaraan.
"Momen libur nataru biasanya masyarakat akan mengunjungi kerabat yang merayakan natalan, begitu juga saat malam akhir tahun mobilitas masyarakat meningkat karena ingin menghadiri acara malam tahun baru," kata AKP Hariyanto, Kepala Satlantas Polres Kotim, baru-baru tadi.
Keramaian arus lalu lintas tidak hanya berakhir di malam akhir tahun 2025, namun akan terus berlangsung selama memasuki awal tahun 2026.
"Masyarakat yang masih menikmati liburan memilih mengunjungi tempat wisata, biasanya Pantai Ujung Pandaran salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi, sehingga rentan terjadi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa," ujarmya.
Mengatasi hal ini, Satlantas akan bersiaga melaksanakan pencegahan berupa imbauan melalui media elektronik, media cetak, stiker, penyebaran pamflet dan pemasangan spanduk.
"Kita juga akan melaksanakan pengamanan di lokasi wisata, objek keramaian, tempat perbelanjaan dan sentra perekonomian maupun objek wisata," ujarnya.
Pihaknya juga akan memberikan teguran secara humanis dan penindakan hukum menggunakan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) atau Tilang Elektronik Mobile Handheld.
Satlantas Polres Kotim juga telah memetakan titik lokasi rawan kemacetan seperti di Pasar PPM, Pasar Sajumput Jalan DI Panjaitan, Pasar Tradisional Jalan MT Haryono, Pasar Keramat Jalan Sukabumi, Pasar Al Kamal dan tempat ibadah terutama Gereja Don Bosco Jalan Siswondo Parman yang berpotensi rawan kemacetan.
"Kami akan mengambil tindakan pengaturan dititik lokasi rawan kemacetan, melakukan rekayasa lalu lintas dan membentuk tim urai macet Satlantas Polres Kotim," ujarnya.
Tim Urai Macet Satlantas Polres Kotim bertanggungjawab melakukan tindakan cepat di lokasi kemacetan, mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan yang menyebabkan kemacetan, mengurai antrean kendaraan apabila terjadi penumpukan padat.
"Dalam pelaksanaannya tim terdiri dari enam personel bertugas selama Operasi Lilin Telabang 2025 berlangsung. Tim bertugas menggunakan empat unit kendaraan dinas dan satu ambulance untuk berjaga-jaga apabila terjadi kecelakaan lalu lintas," tandasnya. (hgn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor