SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) memastikan distribusi barang dari Pulau Jawa ke Kotim berjalan normal. Pemantauan kondisi cuaca dan jalur pelayaran menunjukkan tidak adanya gangguan berarti yang dapat menghambat arus logistik.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Setda Kotim Rody Kamislam mengatakan pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan koordinasi rutin terkait pola cuaca dan potensi hambatan distribusi. Laporan BMKG juga menjadi acuan untuk memstikan pasokan barang tetap stabil.
“Cuaca saat inibtidak terlalu ekstrem, masih dalam kondisi normal. Distribusi barang keluar masuk Kotim berjalan lancar karena terus kami pantau melalui TPID dan informasi dari BMKG,” ujar Rody.
Ia menegaskan bahwa kelancaran distribusi sangat berpengaruh terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah. Hingga akhir November ini, inflasi di Kotim tercatat masih terkendali.
“Tidak semua komoditas naik. Ada beberapa yang justru mengalami deflasi. Ayam ras, yang merupakan kebutuhan utama masyarakat, kemarin sempat turun harga,” ungkapnya.
Pemkab Kotim terus memberi perhatian padavkomoditas strategis seperti beras, telur, ayam pedaging, cabai, dan bawang. Produk pangan ini dianggap paling rentan mengalami fluktuasi harga akibat gangguan pasokan, cuaca, maupun biaya distribusi.
Selain pemantauan harga, pemerintah juga mencermati faktor transportasi dan potensi gangguan jalur suplai barang. Rody menegaskan bahwa antisipasi terus dilakukan agra masyarakat tidak terdampak lonjakan harga mendadak.
“Koordinasi rutin tetap berjalan agar tidak terjadi hambatan distribusi yang bisa memicu inflasi. Kalau pun ada peningkatan harga, kita harap kondisinya tetap terkendali,” tegasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor