Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

Sering Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, U-Turn di Jalan HM Arsyad Sampit Ditutup Sementara

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 5 November 2025 | 20:47 WIB
RAWAN LAKA: Petugas melakukan penutupan U-Turn di rawan kecelakaan di Jalan HM Arsyad, Sampit, Rabu (5/11/2025). DISHUB KOTIM/ADAR SAMPIT
RAWAN LAKA: Petugas melakukan penutupan U-Turn di rawan kecelakaan di Jalan HM Arsyad, Sampit, Rabu (5/11/2025). DISHUB KOTIM/ADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menutup salah satu lokasi putar balik (U-turn) di Jalan HM Arsyad, Sampit.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut. 

Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, penutupan ini dilakukan sementara menggunakan water barrier sebagai langkah uji coba. Hasilnya akan dievaluasi dalam beberapa hari ke depan.

“Penutupan ini kami lakukan sementara untuk uji coba. Selanjutnya akan dievaluasi untuk menentukan U-turn mana yang nantinya tetap dibuka,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

Raihansyah yang turun langsung dalam kegiatan penutupan itu mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang terdiri dari Dishub Kotim, Satuan Lalu Lintas Polres Kotim, serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim.

Menurut Raihansyah, penutupan ini juga menampung aspirasi masyarakat yang mengeluhkan sering terjadinya kecelakaan di lokasi itu. Karena itu, pihaknya berupaya mencari solusi terbaik agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Kami tidak bisa serta-merta menutup tanpa ada alternatif. Jadi setiap kebijakan harus diiringi solusi agar masyarakat tetap bisa melintas dengan aman,” terangnya.

Dishub akan meninjau kemungkinan pembukaan median jalan di titik lain yang dinilai lebih aman. Jika hasil evaluasi menetapkan penutupan permanen, maka tindak lanjutnya akan dikoordinasikan dengan Dinas SDABMBKPRKP untuk pembenahan fisik median jalan.

Selain di Jalan HM Arsyad, Dishub juga sedang mengkaji rencana membuka median baru di depan Markas Unit Emergency 119 di Jalan Achmad Yani. Pembukaan ini ditujukan khusus bagi kendaraan layanan darurat agar dapat melintas lebih cepat tanpa harus memutar jauh.

“Rencananya median akan dibuka dan diberi pembatas water barrier, yang bisa dibuka sewaktu-waktu jika ambulans perlu menyeberang. Tapi itu hanya untuk kepentingan darurat, bukan umum,” jelasnya.

Pihaknya masih menunggu surat permohonan dari Dinas Kesehatan sebagai dasar pelaksanaan. Setelah itu, rencana tersebut akan kembali dibahas dalam Forum LLAJ untuk penyesuaian teknis di lapangan.

Sementara itu, kondisi arus lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut disebut semakin lancar, terutama setelah bundaran di simpang Jalan Tjilik Riwut–Tidar dibongkar.

“Beberapa titik lain juga sedang kami evaluasi. Prinsipnya, semua langkah ini demi keselamatan dan kenyamanan pengendara,” pungkas Raihansyah. (yn/fm) 

Editor : Farid Mahliyannor
#rawan kecelakaan #U-Turn