SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah menegaskan pentingnya menetapkan cabang olahraga (cabor) unggulan yang akan menjadi fokus pembinaan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026.
Menurut Riskon, dari total 32 cabor yang berada di bawah naungan KONI Kotim, perlu ada beberapa yang diprioritaskan untuk mendapatkan perhatian khusus, baik dari segi pembinaan maupun alokasi anggaran.
“Kita ingin tahu, dari 32 cabor itu mana yang menjadi unggulan dan berapa proyeksi kebutuhan anggarannya untuk menghadapi Porprov Kalteng 2026. Ini penting karena kita juga sedang berada dalam kondisi efisiensi anggaran,” kata Riskon.
Ia menjelaskan, pembinaan cabor unggulan harus disiapkan secara matang agar Kotim bisa meraih hasil maksimal dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Selain itu, perencanaan anggaran juga harus disesuaikan dengan potensi prestasi yang bisa diraih.
“Kita perlu memfokuskan dukungan anggaran agar lebih efektif dan tepat sasaran. Jangan sampai semua cabor dapat porsi yang sama tapi hasilnya tidak optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Riskon mendorong agar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Kotim dapat mengoptimalkan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan sebagai solusi dalam menghadapi keterbatasan anggaran.
“Jika memang anggaran daerah terbatas, maka Perda Keolahragaan itu harus dijalankan secara maksimal. Dalam perda itu disebutkan bahwa perusahaan besar swasta (PBS) di Kotim diwajibkan membina minimal satu cabor,” tandasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor