Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hari Kesaktian Pancasila Momentum Pengingat Sejarah

Rado. • Jumat, 3 Oktober 2025 | 06:15 WIB
HADIR : Wakil Ketua I DPRD Kotim, Juliansyah hadir saat peringatan Hari Kesaksian Pancasila, 1 Oktober 2025 lalu. FOTO: DPRD KOTIM/RADAR SAMPIT
HADIR : Wakil Ketua I DPRD Kotim, Juliansyah hadir saat peringatan Hari Kesaksian Pancasila, 1 Oktober 2025 lalu. FOTO: DPRD KOTIM/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menegaskan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan bangsa Indonesia.

“Pancasila harus menjadi perekat bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti ekstremisme, radikalisme, hingga separatisme. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, bangsa Indonesia akan mampu mewujudkan Indonesia Raya yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” kata Juliansyah.

Menurut Juliansyah, tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut mencerminkan harapan agar Pancasila, sebagai ideologi negara, mampu merekatkan bangsa yang beragam suku, etnis, agama, bahasa, dan budaya.

Juliansyah menekankan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mengingat sejarah, memperkuat kebersamaan, serta meneguhkan komitmen pada nilai-nilai Pancasila.

“Peringatan ini mengingatkan kita pada peristiwa G30S/PKI yang menjadi latar belakang lahirnya Hari Kesaktian Pancasila. Dari sana kita belajar betapa pentingnya menjaga ideologi Pancasila agar tetap kokoh sepanjang masa,” imbuhnya.

Selain itu, ia mengajak generasi muda agar terus meneladani nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, melainkan harus dihayati dan diamalkan sebagai pedoman berbangsa dan bernegara.

Juliansyah juga menyinggung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai pemerintahan saat ini memiliki komitmen kuat terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

“Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya semangat persatuan dalam kebhinekaan. Pesan ini sangat relevan untuk memperkuat identitas bangsa di tengah tantangan global,” tandasnya. (ang/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#upacara #DPRD Kotim #hari kesaktian pancasila #Peringatan Hari besar