SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Andi Lala menyoroti permasalahan infrastruktur di wilayah pelosok yang hingga kini masih menjadi polemik, terutama terkait status jalan yang membingungkan masyarakat.
"Masalah utama di Dapil 5 masih seputar infrastruktur, terutama status jalan. Banyak jalan yang dulu jalan desa yang berubah menjadi jalan perusahaan," kata Andi Lala.
Selain itu, saat reses dirinya juga mendengar keluhan masyarakat terkait kondisi drainase, jembatan, sarana pertanian, sarana pendidikan, dan tempat ibadah yang membutuhkan perhatian lebih.
Tentunya hal ini memerlukan keberpihakan anggaran yang besar dialokasikan untuk pembangunannya.
Beberapa titik disebut perlu peningkatan agar pelayanan dan akses masyarakat menjadi lebih baik. Sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Lanjutnya, ia menekankan peran penting masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan. Dengan begitu, pembangunan akan lebih sesuai dengan kebutuhan warga.
"Kami juga berharap kegiatan reses tidak hanya menjadi formalitas, tetapi hasil reses ini benar-benar ditindaklanjuti oleh bupati dan jajarannya agar bermanfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," tandasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor