Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tumbang Sangai Heboh! Dikira Bunga Bangkai Tapi Ternyata...

Usay Nor Rahmad • Minggu, 28 September 2025 | 09:48 WIB
Bunga Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) yang tumbuh di Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Bunga Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) yang tumbuh di Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur, sempat heboh dengan kemunculan bunga berukuran besar yang tumbuh di sekitar kebun warga.

Bentuknya yang unik membuat sebagian warga mengira bunga itu adalah Rafflesia arnoldi atau yang lebih dikenal sebagai bunga bangkai.

Namun, dugaan tersebut langsung diluruskan oleh pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit.

Kepala Resort, Muriansyah, menegaskan bahwa bunga tersebut bukan Rafflesia, melainkan bunga suweg (Amorphophallus paeoniifolius).

“Banyak yang salah kaprah. Itu bukan Rafflesia, tapi bunga suweg. Bentuknya memang besar dan sedikit mirip, sehingga kerap disangka bunga bangkai,” jelas Muriansyah, Minggu (28/9/2025).

Bunga suweg merupakan tanaman umbi-umbian yang masih satu keluarga dengan iles-iles. Bunganya muncul menjulang dengan kelopak besar berwarna keunguan di bagian dalam.

Meski baunya kadang menyengat, suweg sebenarnya tidak sepopuler Rafflesia. Di beberapa daerah, umbi suweg bahkan bisa diolah menjadi bahan pangan.

Perbedaan paling mencolok, Rafflesia arnoldi adalah bunga parasit yang tumbuh menempel pada akar atau batang tanaman lain, khususnya Tetrastigma. Bunganya berbentuk bulat lebar, bisa mencapai diameter lebih dari 70 cm, dan terkenal dengan bau busuk yang menyengat untuk menarik serangga.

Sementara suweg tumbuh dari umbi di dalam tanah, memiliki batang semu, dan bunganya berbentuk corong tinggi. Meski sama-sama bisa mengeluarkan aroma tak sedap, ukuran suweg umumnya lebih kecil dibandingkan Rafflesia dan tidak termasuk tumbuhan langka yang dilindungi.

“Kalau Rafflesia termasuk tanaman langka yang dilindungi undang-undang. Sedangkan suweg lebih umum ditemukan di hutan maupun pekarangan,” tambah Muriansyah.

Kabar kemunculan bunga ini sempat viral di kalangan warga, bahkan banyak yang datang hanya untuk melihat langsung. Setelah mendapat penjelasan dari BKSDA, warga akhirnya memahami bahwa bunga itu bukanlah Rafflesia, melainkan suweg yang kerap muncul di musim tertentu. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#bunga #bunga bangkai #raflesia arnoldi