Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kalimantan Tengah untuk waspada. Penyebabnya, gelombang Rossby ekuator terpantau aktif melintas di wilayah ini, sehingga memicu potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Forecaster Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menyebut, fenomena gelombang Rossby yang berpola ke arah barat diperkuat dengan adanya daerah belokan angin dan konvergensi. Kondisi itu membuat pertumbuhan awan hujan semakin intens di sejumlah wilayah Kalteng.
“Ditambah kelembaban udara yang cukup basah, peluang hujan lebat hingga disertai petir dan angin kencang semakin tinggi,” demikian keterangan BMKG, Sabtu (27/9).
BMKG memprediksi cuaca ekstrem ini akan berlangsung pada 27–29 September 2025. Wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang meliputi hampir seluruh kabupaten/kota di Kalteng. Di antaranya Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Katingan, Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas, Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, Lamandau, Sukamara, Murung Raya, hingga Kota Palangka Raya.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak yang mungkin terjadi. Seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang.
“Tidak menutup kemungkinan juga terjadi hujan lokal dengan durasi singkat yang bisa disertai angin puting beliung,” tambah BMKG. (oes)
Editor : Slamet Harmoko