SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Abadi mempertanyakan lambannya pengisian jabatan Direktur PDAM Sampit.
Menurutnya, hal ini menuai tanda tanya besar, sementara seleksi dan proses sudah berjalan beberapa bulan lalu.
”Bisa dikatakan ini lamban sekali prosesnya padahal sudah berjalan lama, kita sejak awal mendorong agar kekosongan Direksi PDAM ini segera diisi untuk mendorong kerja PDAM lebih maksimal,” kata Abadi, Rabu (24/9/2025).
Abadi menyebutkan saat ini DPRD menunggu proses itu dan siapa yang ditunjuk untuk membawa kemajuan bagi PDAM Sampit.
“Karena PDAM masih banyak persoalan yang harus segera diselesaikan oleh direksinya jadi harusnya tidak perlu berlama-lama menunggu kalau memang sudah ada hasil dari uji kelayakan yang dilakukan oleh tim dari akademisi atau universitas yang digandeng oleh pansel,” katanya.
Menurut Abadi dengan PDAM belum adanya direksi yang definitif ini akan berdampak, pasalnya pejabat atau Plt memiliki kewenangan yang terbatas dalam mengambil langkah-langkah strategis di perusahaan tersebut.
“Sama halnya dengan rumah sakit-kan, Plt juga dan berharap PDAM ini bisa segera disampaikan dan dilantik,” tukasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor