SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan menjadi penggerak utama perekonomian daerah.
Salah satu strategi yang ditempuh yakni melalui digitalisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan akses pasar lewat ajang promosi seperti Sampit Trade Expo.
Menurut Halikinnor, keberadaan UMKM bukan hanya sekadar pelengkap roda perekonomian, tetapi justru penyangga utama yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Karena itu, keberlanjutan dan pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan rakyat.
“UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh. Namun agar bisa naik kelas, mereka harus dibekali keterampilan di era digital, seperti bisnis online dan manajemen ritel. Dengan begitu, produk lokal kita dapat bersaing lebih luas,” ujar Halikinnor.
Selain pelatihan, Pemkab Kotim juga aktif membuka ruang promosi melalui pameran. Ajang Sampit Trade Expo 2025 yang baru saja digelar disebut sebagai salah satu wadah untuk memperkenalkan produk-produk unggulan lokal kepada masyarakat maupun investor.
Halikinnor meyakini, semakin banyak produk yang dikenal publik, semakin besar pula peluang pasar yang bisa dimasuki pelaku usaha.
Tak hanya itu, kerja sama dengan sektor ritel juga digagas. Melalui kemitraan dengan jaringan minimarket. Pemkab berharap UMKM lokal dapat memperoleh edukasi dan perlindungan, sekaligus kesempatan memperluas pemasaran.
“Langkah ini diharapkan mampu menghubungkan produk UMKM kita dengan rantai distribusi modern,” tambahnya.
Halikinnor menekankan, arah pembangunan ekonomi daerah akan lebih kuat jika UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.
“Dari mikro bisa menjadi menengah, bahkan besar. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, UMKM juga membuka lapangan kerja baru yang akan menumbuhkan ekonomi rakyat secara berkelanjutan,” tegasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor