SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menggarap proyek pelebaran Jalan Kapten Mulyono sepanjang 900 meter. Ruas tersebut bakal lebih nyaman dilintasi pengendara.
Pantauan Radar Sampit, penggarapan proyek dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (26/9), dengan melakukan perkerasan pada bahu jalan sisi timur. Kemudian akan dilanjutkan pada sisi barat menggunakan bantuan alat berat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Bagus Anugrah Nusantara, mengatakan, Jalan Kapten Mulyono memiliki lebar 6 meter. Setelah dilebarkan akan menjadi 10 meter.
”Pelebaran Jalan Kapten Mulyono dikerjakan dari Bundaran Habaring Hurung sampai perempatan Jalan Pelita. Masing-masing sisi kanan dan kiri dua meter. Jadi, yang dilebarkan 4 meter dan apabila ditotal dengan lebar jalan yang sudah eksisting, jadinya 10 meter," kata Bagus.
Pelebaran jalan dipastikan tidak mengenai tanah warga, karena masih termasuk hak jalan milik pemerintah. Sebelum ada yang protes, ia memastikan agar masyarakat, terutama pedagang yang berjualan di bahu jalan agar mundur, tak sampai mengenai pekerjaan pelebaran jalan.
Pelebaran jalan tersebut dikerjakan menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2023 sebesar Rp 7.835.000.000 yang dikerjakan CV Jasa Lintas Utama sebagai kontraktor pelaksana dan CV Berlian Kalimantan Engeineering sebagai konsultan pengawas.
”Sesuai perjanjian kontrak, pekerjaan dimulai 30 Agustus 2024 dan ditargetkan selesai 27 Desember 2024. Selama pekerjaan, ada kemungkinan jalan dialihkan sementara dan arus lalu lintas agak sedikit terganggu. Terutama saat jam-jam sibuk," katanya. (hgn/ign)
Editor : Slamet Harmoko