Direktur Utama PT Indotruba Tengah Safwani mengatàkan, Minamas Plantation berada di sembilan provinsi terdiri dari 27 perusahaan. Bersamaan itu, perusahaan menyerahkan bangunan Taman Pendidikan Alquran Al-Ikhlas di Natai Tabuk Desa Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau. Taman Pendidikan Alquran seluruhnya dibangun perusahaan untuk meningkatkan ilmu agama masyarakat sekitar.
Sementara itu, pemegang saham PT Indoturba Tengah yang juga Ketua Yayasan Kartika Eka Paksi Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman mengatakan, perusahaan tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi berbagi dengan masyarat melalui pemerintah daerah.
“Terimakasih atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kobar, Kotim, dan Seruyan dalam operasional perusahaan,” ujar Tatang.
Pihaknya juga memiliki grup usaha lainnya , Yayasan Kartika Eka Paksi Universitas Jenderal Ahmad Yani, perkebunan, perhotelan. Di Provinsi Kalteng dan Kaltim.”Selain itu juga kita memiliki usaha HPH Kayu Lapis di Kaltim dan ITR Unggulan, maka dari itu lah kita berharap kedepannya jauh lebih bagus dan bermanfaat bagi kita semua untuk usaha yang lebih berkah, perusahaan tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi berbagi dengan masyarakat melalui pemerintah daerah,” kata dia.
Sementara CEO perusahaan wilayah Kalteng Mohammad Japri Giman menyebutkan, dilaksanakan vaksin kepada 215 orang anak sekolah, tidak hanya anak karyawan tetapi juga anak masyarakat sekitar perusahaan.
Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi mengapresiasi kepedulian tersebut. Dia atasnama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada perusahaan atas penyerahan bantuan, yang sangat membantu masyarakat.
”Pemerintah daerah Kobar juga mengharapkan agar dapat membangun kebun kemitraan masyarakat dimana ada lahan exs PTP yang berpotensi untuk dikembangkan kebun kelapa,” ujarnya.
Asisten I Seruyan Astono berharap perusahaan tetap membantu masyarakat untuk harmonisasi investasi. “Bantuan ini akanberguna, karena ambulans telah lengkap dengan fasilitas standar kesehatan terutama penanganan Covid- 19,” ujar Astono.
Ketua DAD Kotim Untung TR mengatakan, dengan pemberian bantuan itu berarti perusahaan telah menghormati pemerintah daerah maupun adat istiadat. ”Kami apresiasi perusahaan. Semoga perusahaan lainnya juga bisa berbuat dan meniru seperti ini,” tandasnya. (soc/ang/yit)
Editor : Tono Triyanto