Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Simpang Empat Bantilan Diperlebar  

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯
Salah satu korban tabrakan di Simpang Empat Bantilan, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu 10 Juni 2026. (ist)
Salah satu korban tabrakan di Simpang Empat Bantilan, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu 10 Juni 2026. (ist)

Advertisement

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Warga meminta Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat segera memperlebar Simpang Empat Bantilan di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan. Permintaan itu disampaikan menyusul meningkatnya frekuensi kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut yang melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain pelebaran jalan, warga juga meminta pemasangan rambu lalu lintas atau lampu peringatan (warning light) untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Advertisement

Warga setempat, Indra Alfian, mengatakan kecelakaan di Simpang Empat Bantilan hampir terjadi setiap minggu dengan tingkat korban yang beragam, mulai dari luka ringan hingga luka berat.

“Bahkan pernah terjadi, saat warga masih membantu korban kecelakaan, tidak lama kemudian terjadi lagi kecelakaan di titik yang sama. Simpang empat ini berbahaya dan harus mendapat perhatian khusus,” ujarnya, Rabu (10/6).

Menurut Indra, lebar badan jalan saat ini sudah tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melintas setiap hari. Kondisi semakin sulit ketika dua mobil berpapasan sehingga salah satu kendaraan harus menepi atau memperlambat laju.

Advertisement

Ia menilai pelebaran jalan perlu dilakukan dari arah Jalan Matnoor maupun Jalan G.M. Arsyad untuk mengurangi risiko kecelakaan.

“Kalau tidak diambil langkah cepat, potensi kecelakaan akan tetap tinggi seiring meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas setiap hari,” katanya.

Warga Kelurahan Baru lainnya, Bambang, mengungkapkan bahwa rencana pelebaran Simpang Empat Bantilan sebenarnya sudah lama diwacanakan, namun hingga kini belum terealisasi.

Ia berharap Dinas Perhubungan setidaknya dapat memasang rambu lalu lintas atau lampu peringatan apabila anggaran pelebaran jalan belum tersedia.

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Truk Bermuatan Kernel Tabrakan dengan Pikap di Jalan Ahmad Yani

Truk Bermuatan Kernel Tabrakan dengan Pikap di Jalan Ahmad Yani

Satlantas Polres Kotawaringin Barat melakukan olah kejadian perkara kecelakaan lalulintas di Jalan Ahmad Yani, Simpang L, Kelurahan Baru

Truk CPO Terbalik, Dua Mobil J&T Masuk Parit

Truk CPO Terbalik, Dua Mobil J&T Masuk Parit

Kecelakaan yang melibatkan dua truk dan dua mobil boks milik J&T terjadi di Jalan Lintas Kalimantan, dekat SPBU dan rumah sakit

Januari-September 2026, Kecelakaan Lalulintas di Kalteng sudah Membunuh 200an Orang

Januari-September 2026, Kecelakaan Lalulintas di Kalteng sudah Membunuh 200an Orang

Kecelakaan lalulintas di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terbilang mengkhawatirkan dan menjadi salah satu pemicu angka kematian tertinggi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer