KUALA KURUN – Bupati Jaya S Monong menegaskan pentingnya peran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IDI Kabupaten Gunung Mas di Kuala Kurun, Rabu (4/3/2026).
Menurut Jaya, berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) di bidang kesehatan tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras seluruh tenaga kesehatan, khususnya para dokter, yang selama ini berada di garis depan penanganan penyakit menular maupun tidak menular.
“Saya mengapresiasi tenaga kesehatan, khususnya para dokter, yang selama ini berdiri di garis depan, baik dalam penanganan penyakit menular maupun tidak menular,” ujarnya.
Ia menilai tantangan pelayanan kesehatan ke depan semakin kompleks. Ekspektasi masyarakat terhadap layanan yang cepat, tepat, dan profesional terus meningkat, terlebih di era transformasi digital.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak menjaga semangat pengabdian dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
“Pelayanan kesehatan harus diberikan secara adil, baik kepada masyarakat mampu maupun yang kurang mampu. Jangan sampai ada yang terabaikan. Kita semua memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Jaya juga berharap kepengurusan IDI Gunung Mas periode 2026–2028 mampu membawa organisasi semakin solid serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah.
Menurut dia, peran IDI sangat strategis dalam menjembatani berbagai hambatan di lapangan serta membantu merumuskan arah kebijakan kesehatan yang lebih baik.
“Saya berharap IDI terus menjaga kebersamaan, profesionalisme, dan semangat persatuan demi terwujudnya masyarakat Gunung Mas yang sehat dan sejahtera,” tandasnya. (cha*/yit)
Editor : Heru Prayitno