Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Waspada Cuaca Ekstrem, Sukamara Rawan Petir

Fauziannur • Sabtu, 6 Desember 2025 | 20:36 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem/Jawa Pos
Ilustrasi cuaca ekstrem/Jawa Pos

SUKAMARA, Radarsampit.jawapos.com – Dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi disertai petir dan angin kencang melanda wilayah Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagi warga sebaiknya berhati-hati, terutama terhadap penyalaan alat elektronik ketika hujan maupun berada di tempat terbuka.

Menurut penuturan warga, wilayah Sukamara memang rawan terjadi petir ketika hujan turun. Bahkan pernah terjadi warga tewas akibat terkena sambarannya, hingga hampir terbakarnya sebuah rumah.

“Memang sering terjadi petir saat hujan, sehingga lebih baik saat hujan semua peralatan elektronik dimatikan dan hindari berada di tempat terbuka,”  cerita Irfan, salah seorang warga.

Sekadar diketahui, dikutip dari ensiklopedia bahasa Indonesia, petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya.

Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya.

Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan.

Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara.

Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan. (fzr/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#petir #cuaca #angin #hujan