Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Puluhan Guru di Gumas Ikuti Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah

Arham Said • Sabtu, 27 September 2025 | 06:00 WIB
WAWANCARA : Para guru di Gunung Mas mengikuti tes wawancara pada kegiatan seleksi bakal calon kepala sekolah, Kamis (25/9/2025). FOTO : ARHAM SAID/RADAR SAMPIT
WAWANCARA : Para guru di Gunung Mas mengikuti tes wawancara pada kegiatan seleksi bakal calon kepala sekolah, Kamis (25/9/2025). FOTO : ARHAM SAID/RADAR SAMPIT

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Puluhan guru dari berbagai sekolah di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD)/taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) se Kabupaten Gunung Mas (Gumas), mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah, selama dua hari yakni 25-26 September 2025.

Mereka mengikuti seleksi dengan para penguji yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Richard, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Aprianto, dan perwakilan dari Balai guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalteng Jonro Batubara.

"Ada 88 guru yang mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah. Mereka menjalani tes wawancara dan psikologi," ucap Kepala Disdikpora Kabupaten Gumas Aprianto, Jumat (26/9/2025).

Di hari pertama, seleksi berupa tes wawancara dan dilanjutkan hari kedua yaitu tes psikologi. Rangkaian tes tersebut untuk melihat kemampuan akademik dan kondisi mental dalam menghadapi masalah saat nantinya menjadi kepala sekolah.

"Penilaian dari hasil tes wawancara dan psikologi itu akan disandingkan. Kami memilih kepala sekolah tidak sembarangan, tetapi mempunyai kemampuan secara mental maupun akademik," terangnya.

Dia mengatakan, para guru yang mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah tersebut berdasarkan aplikasi pribadi di ruang guru. Jadi mereka tidak dipilih secara acak.

"Dalam aplikasi itu, guru harus memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi, yakni minimal golongan IIIC dan harus memiliki sertifikat pendidik," terangnya.

Terpisah, guru dari SMPN 1 Kurun yang mengikuti seleksi Indriati Indri menyampaikan, menjadi kepala sekolah bukan hanya soal jabatan, tetapi amanah besar untuk mencetak anak-anak yang berkualitas melalui pendidikan yang memerdekakan.

"Kalau dipercaya menjadi kepala sekolah, saya akan berupaya membentuk karakter anak bertanggung jawab dan cerdas," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Gumas Richard menuturkan, seleksi bakal calon kepala sekolah ini untuk dapat mengetahui sejauh mana kapasitas seorang guru, kompetensi serta kemampuan untuk bisa menjadi kepala sekolah, sekaligus menjadi ajang strategis, untuk melahirkan pemimpin pendidikan berkualitas.

"Dengan rangkaian tes seleksi, maka akan diketahui kemampuan dari guru, baik itu akademik, keilmuan, emosional, dan manajerial," pungkasnya. (arm/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#kepala sekolah #seleksi #pendidikan #guru