Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Bupati Gunung Mas Waspadai Potensi Konflik Lahan

Arham Said • Rabu, 10 September 2025 | 12:22 WIB

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong ketika menghadiri suatu kegiatan di Gereja Estomihi, Kuala Kurun, pekan lalu.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong ketika menghadiri suatu kegiatan di Gereja Estomihi, Kuala Kurun, pekan lalu.

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengingatkan seluruh masyarakat dan stakeholder lainnya untuk mewaspadai potensi konflik lahan yang bisa saja muncul apabila itu tidak dikelola dengan bijak.

"Persoalan lahan di Kabupaten Gumas seperti bom waktu yang harus diwaspadai dan dicegah, agar tidak menimbulkan gesekan antar warga maupun dengan perusahaan," tegas Jaya, Rabu (9/9).

Dia mengatakan, konflik lahan bukan hal baru, tetapi apabila dibiarkan, maka dampaknya akan sangat merugikan. Bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk investasi dan pembangunan daerah.

"Di sini pentingnya komunikasi terbuka, transparansi data, serta musyawarah sebagai jalan keluar dari setiap permasalahan," terangnya.

Dia menyampaikan, kunci utama dalam mencegah konflik lahan adalah dengan dialog. Jangan sampai perusahaan jalan sendiri, sehingga masyarakat akan merasa ditinggalkan, lalu pemerintah daerah yang kena imbasnya. Semua pihak harus duduk bersama, berdialog dan saling menghargai.

"Kami meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, untuk tidak abai terhadap hak-hak masyarakat adat dan warga lokal," jelasnya.

Dia juga menekankan bahwa pembangunan di Kabupaten Gumas tidak boleh mengorbankan kearifan lokal. Harmoni antara masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah harus terus dijaga, agar roda pembangunan tetap berjalan tanpa konflik.

"Kalau tidak hati-hati, konflik lahan bisa jadi pemicu masalah sosial yang jauh lebih besar. Kami tidak ingin Kabupaten Gumas terjebak dalam situasi seperti itu," pungkasnya. (arm/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#konflik lahan #Gunung Mas (Gumas)