PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Sebanyak 1.864 personel gabungan, yang terdiri dari TNI, Polri dan pemerintah daerah dikerahkan untuk terlibat Operasi Ketupat Telabang 2025.
Kegiatan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah ini dilaksanakan selama 14 hari, yang akan dimulai pada 26 Maret 2025 mendatang.
Operasi terpadu itu ditandai apel gelar pasukan di halaman Mapolda Kalteng dan dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kamis (20/3/2025).
Dalam momen ini, pemerintah memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 -30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5-7 April 2025.
Selain menempatkan dan menyiagakan ribuan personel, kepolisian juga mendirikan 48 pos, yang terdiri dari 25 pos pengamanan, 14 pos pelayanan dan 9 pos terpadu, diharapkan dapat memberikan pengamanan terhadap masyarakat, tempat rest area pemudik maupun mendapatkan pengecekan kesehatan secara gratis.
Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, untuk mengamankan perayaan Idulfitri 1446 Hijriah di seluruh Kalteng melibatkan ribuan personel, dari TNI, Polri dan pemerintah daerah.
Dari 1.864 personel gabungan tersebut, sebanyak 838 merupakan personel Polda Kalimantan Tengah dan Polres/ta jajaran. Sementara 1.026 personel gabungan lainnya merupakan petugas dari instansi terkait, yakni Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Damkar serta Jasa Raharja.
"1.864 personel itu nantinya. Untuk memantapkan itu kami menggelar apel Operasi Ketupat Telabang 2025 selama 14 hari, yang akan dimulai pada 26 Maret 2025 mendatang," katanya mantan Staf Ahli Sosial dan Ekonomi Kapolri ini.
Iwan menekankan, operasi terpadu ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif serta didukung oleh penegakan hukum, kegiatan humanis serta bantuan operasi.
Dari data perbandingan anev (Analisa Evaluasi) laka lantas (kecelakaan lalu lintas) bahwa terdapat penurunan angka jumlah kejadian laka lantas sebesar 46 persen dari 50 kasus pada tahun 2023 menjadi 27 kasus pada tahun 2024.
Hal ini merupakan momentum yang bagus untuk terus menurunkan jumlah kejadian laka lantas di wilayah hukum Polda Kalteng.
Ia mengungkapkan tujuan dilaksanakannya Operasi Ketupat Telabang 2025 ini, untuk terjaminnya rasa aman dan nyaman masyarakat Kalimantan Tengah dalam menjalankan ibadah puasa dan Idulfitri 1446 Hijriah.
Kemudian operasi ini juga diharapkan dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang dapat menurunkan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Untuk itu, Iwan meminta kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Telabang 2025 ini, agar selalu meningkatkan profesionalitas dalam bekerja.
Dia juga meminta kepada seluruh personel, untuk selalu memitigasi segala bentuk kerawanan menjelang Idulfitri.
"Saya percaya dengan kerja sama dan integritas yang kita miliki, operasi ini dapat berjalan dengan sukses sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman," tegasnya.
Iwan menambahkan, secara konkret terjaminnya rasa aman dan nyaman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan idul fitri 1446 н.’
"Saya ingatkan agar selalu memitigasi segala bentuk kerawanan menjelang hari raya idul fitri.berpesan kepada seluruh kalteng agar selalu personel polda meningkatkan profesionalitas dalam bekerja dan berikan pengabdian terbaik untuk masyarakat guna mensukseskan ops ketupat telabang 2025,” tandasnya.
Sementara itu, terkait kota Palangka Raya, Wakapolresta AKBP Moch Isharyadi Fitriawan menekankan, jajarannya bersama stakeholder terkait di kota Palangka Raya komitmen untuk menjaga serta menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcar lalu lintas yang kondusif, baik itu sebelum hingga pasca momen Hari Raya Idul 1446 Hijriah.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami siap mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri agar masyarakat dapat merayakan dengan aman, nyaman, dan lancar. Operasi ini akan melibatkan personel gabungan yang ditempatkan di titik-titik strategis," pungkasnya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor