Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Elpiji 3 Kg Langka, Emak-Emak Menjerit

Ria Mekar Anggreany • Selasa, 16 Juli 2024 | 10:30 WIB
Ilustrasi sulitnya membeli elpiji bersubsidi (Dokumen/Radar Sampit)
Ilustrasi sulitnya membeli elpiji bersubsidi (Dokumen/Radar Sampit)

NANGA BULIK - Selama beberapa hari terakhir, warga Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau kembali kesulitan  mendapatkan elpiji tabung ukuran 3 kilogram.

Kondisi ini mulai menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama pada ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Kelangkaan ini mulai dirasakan warga sejak tanggal 10 Juli 2024 lalu dan hingga kemarin, pasokan elpiji 3 kilogram belum normal.

Sejumlah warga mengaku harus mencari alternatif bahan bakar untuk memasak, seperti menggunakan kayu yang dianggap kurang praktis dan efisien.

"Sudah empat hari kami kesulitan mendapatkan elpiji, terpaksa beli masakan jadi di warung, karena di rumah tidak bisa masak," ucap Rahma, salah satu ibu rumah tangga. 

Para pedagang kecil yang mengandalkan elpiji untuk menjalankan usaha mereka turut merasakan dampaknya. 

Dimas, pemilik warung Angkringan di Jalan Batu Betanggui, Nanga Bulik mengatakan, karena sulit mendapat elpiji membuatnya memilih tidak berjualan sementara waktu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, Lamandau, Ernila mengatakan, terkait kondisi ini, pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan agen serta distributor elpiji untuk memastikan pasokan.

"Mulai Minggu kemarin terjadi kendala/kerusakan pada skidteng SPBE, 

hingga mengakibatkan unit baru bisa keluar dari SPBE pada malam dan penyaluran dilakukan besok harinya, namun mulai besok sudah lancer kembali," ujar Ernila kepada Radar Sampit

Ernila membeberkan distribusi elpiji dari PT. Pahlevi dan PT. LPP berjalan lancar, namun terdapat pengurangan 560 tabung dari 10.640 tabung per bulan. “Untuk PT. MMP terdapat kendala kerusakan unit angkutan selama 3 hari dari tanggal 11 - 13 Juli 2024,” bebernya. (mex/fm) 

 

Editor : Farid Mahliyannor
#elpiji 3 kg #bahan bakar