Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ditarget Rampung November 2026, Pembangunan Masjid Agung Lamandau Dikebut

Ria Mekar Anggreany • Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB
PROYEK: Pembangunan Masjid Agung Lamandau dikebut agar bisa diselesaikan pada November 2026 ini. (Ria Mekar/Radar Sampit)
PROYEK: Pembangunan Masjid Agung Lamandau dikebut agar bisa diselesaikan pada November 2026 ini. (Ria Mekar/Radar Sampit)

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memastikan proses pembangunan kembali Masjid Agung Lamandau saat ini terus berjalan aktif.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan rumah ibadah tersebut agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Menurut Rizky, saat ini pihak kontraktor, konsultan supervisi, dan dinas teknis tengah fokus melakukan percepatan penyelesaian sisa struktur bangunan fisik. Langkah itu dilakukan agar proyek yang telah lama dinantikan masyarakat dapat selesai sesuai target.

“Proses pembangunan kembali Masjid Agung saat ini sedang berjalan aktif. Pihak kontraktor, konsultan supervisi, dan dinas sedang fokus pada percepatan penyelesaian sisa struktur bangunan fisik agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Rizky.

Ia menegaskan, instansi terkait juga terus melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, jadwal yang telah ditetapkan, serta tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lamandau, Joni Elen, menjelaskan proyek pembangunan Masjid Agung ini merupakan bagian dari kegiatan penyelenggaraan bangunan gedung untuk kepentingan strategis daerah.

Proyek tersebut tercantum dalam kontrak nomor 640/972/SP-FISIK.MY/DPUPRPERKIMTAN-CK/XII/2025 yang ditandatangani pada 1 Desember 2025.

Joni menyebutkan, pelaksana pekerjaan adalah CV Reffalindo dengan nilai kontrak sebesar Rp11,64 miliar. Nilai tersebut lebih rendah dari pagu anggaran yang semula disiapkan pemerintah daerah sebesar Rp12 miliar setelah melalui proses lelang.

“Waktu pelaksanaan proyek adalah 360 hari kalender, dimulai sejak 1 Desember 2025 dan dijadwalkan selesai pada 25 November 2026,” jelas Joni.

Ia menambahkan, ruang lingkup pekerjaan cukup luas, meliputi pekerjaan pendahuluan, pekerjaan tanah, struktur beton, atap, plafon, penutup lantai dan dinding, pemasangan kusen pintu dan jendela, pengecatan serta ornamen, rangka baja hingga instalasi elektrikal.

“Anggaran yang dialokasikan difokuskan pada pembangunan gedung utama masjid. Target kita agar dapat segera berfungsi, semoga semua selesai dengan sempurna sesuai dengan time schedule,” harapnya.

Diketahui, pembangunan Masjid Agung Lamandau sempat mangkrak akibat berbagai permasalahan dan telah berlarut-larut lebih dari delapan tahun.

Kini, melalui skema tahun jamak, pemerintah berharap proses pembangunan dapat dipercepat dengan kualitas yang lebih baik, sehingga masjid tersebut dapat menjadi ikon baru Kabupaten Lamandau sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat.(mex/sla)

 

 

Editor : Slamet Harmoko
#masjid agung lamandau #Bupati Lamandau #Rizky Aditya Putra