Transformasi Energi: CNG 3 Kg Resmi Meluncur sebagai Pengganti LPG


Radarsampit.jawapos.com - Pemerintah memastikan masyarakat tidak akan dibebani biaya pembelian tabung dalam program konversi gas elpiji 3 kilogram ke compressed natural gas (CNG) 3 kilogram. Dalam skema baru tersebut, tabung CNG akan menjadi aset badan usaha sehingga masyarakat cukup membeli isi gas dan menukarkan tabung kosong seperti mekanisme LPG saat ini.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Laode Sulaeman, menjelaskan pola distribusi CNG 3 Kg akan mengikuti sistem yang selama ini digunakan pada LPG subsidi.
"Masyarakat tinggal menukarkan tabung kosong dengan tabung yang sudah terisi di pangkalan atau agen resmi," ujar Laode di Jakarta, Sabtu (27/6).
Masyarakat Hanya Membayar Isi Gas
Laode menegaskan skema tersebut bukan sistem sewa sehingga masyarakat tidak dikenakan biaya tambahan selain pembelian isi gas yang digunakan.
"Tabungnya nanti bukan dibeli oleh masyarakat, tetapi menjadi milik badan usaha. Jadi masyarakat tinggal tukar-tukar saja," katanya.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan proses transisi menuju CNG tidak menambah beban pengeluaran rumah tangga.
"Masyarakat juga tidak sewa. Jadi masyarakat hanya beli isinya saja," tambahnya.
Strategi Tekan Impor LPG yang Terus Meningkat
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




