NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid memaparkan capaian dan upaya penurunan stunting Kabupaten Lamandau dalam kegiatan penilaian kinerja stunting kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang digelar secara virtual, Senin (27/04). Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja daerah dalam percepatan penurunan angka stunting.
Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Kalimantan Tengah, Plt. Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah Syahfiri, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), serta instansi terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Syahfiri menegaskan pentingnya komitmen dan sinergi lintas sektor dalam menurunkan prevalensi stunting. Menurutnya, kerja sama seluruh pihak menjadi faktor kunci dalam percepatan penanganan stunting di daerah.
Setelah sesi pembukaan, masing-masing kabupaten/kota memaparkan capaian, inovasi, serta strategi yang telah dilakukan dalam penanganan stunting di wilayahnya.
Dalam paparannya, Abdul Hamid menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau telah menjalankan berbagai program penanganan stunting secara terintegrasi. Program tersebut meliputi edukasi melalui sosialisasi, workshop, dan seminar, serta penyediaan makanan bergizi bagi balita.
Ia juga menekankan penguatan peran TPPS dan peningkatan koordinasi lintas sektor. “Kami terus memastikan seluruh perangkat daerah bergerak bersama dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lamandau,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan kapasitas kader di lapangan serta memastikan intervensi penanganan stunting tepat sasaran. Optimalisasi TPPS hingga tingkat desa terus dilakukan agar intervensi berjalan efektif dan berkelanjutan.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap penurunan angka stunting dapat berlangsung signifikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno