Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Arisan Bodong Sering Memanfaatkan Jaringan Pertemanan

Ria Mekar Anggreany • Kamis, 16 April 2026 | 07:15 WIB
LAPOR: Sejumlah korban arisan bodong di Lamandau saat membuat laporan di Polres. (Ria Mekar/Radar Sampit)
LAPOR: Sejumlah korban arisan bodong di Lamandau saat membuat laporan di Polres. (Ria Mekar/Radar Sampit)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengimbau masyarakat Kabupaten Lamandau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kasus investasi bodong dengan modus arisan fiktif yang banyak menimbulkan korban, terutama kaum perempuan. Kasus tersebut kerap berawal dari lingkaran pertemanan hingga keluarga, sehingga pelaku mudah memanfaatkan kedekatan emosional korban.

“Pelaku biasanya memanfaatkan kedekatan emosional. Karena saling kenal, korban menjadi mudah percaya tanpa pengecekan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat tidak mudah tergiur tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat, karena tidak ada skema investasi yang memberikan keuntungan tinggi tanpa risiko. Masyarakat juga diimbau untuk memilih investasi yang jelas dan berbadan hukum.

“Jika ada yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu cepat, itu patut dicurigai. Jangan sampai masyarakat menjadi korban berikutnya,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya memastikan legalitas setiap kegiatan investasi maupun arisan yang diikuti. Ia juga meminta masyarakat segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi penipuan.

“Segera laporkan jika ada hal mencurigakan. Pemerintah bersama aparat penegak hukum akan menindaklanjuti agar tidak semakin banyak korban,” tambahnya.

Adapun sejumlah langkah pencegahan yang disampaikan, antara lain memastikan identitas penyelenggara jelas, tidak mudah percaya pada iming-iming keuntungan besar, mengecek legalitas usaha, tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, serta menyimpan bukti transaksi dan komunikasi sebagai antisipasi pelaporan.

Pemerintah daerah berharap peningkatan kewaspadaan masyarakat dapat menekan kasus investasi bodong dan arisan fiktif di Kabupaten Lamandau, sehingga tidak menimbulkan kerugian lebih luas, khususnya bagi perempuan yang kerap menjadi sasaran. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#Arisan Bodong Lamandau