Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Berbagai Perguruan Ikuti Kejuaraan Pencak Silat di Lamandau, Ini Dia Juaranya

Ria Mekar Anggreany • Senin, 26 Januari 2026 | 10:51 WIB

 

Bupati Lamandau pukul gong tanda ditutupnya kejuaraan pencak silat sekabupaten Lamandau.
Bupati Lamandau pukul gong tanda ditutupnya kejuaraan pencak silat sekabupaten Lamandau.

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Kejuaraan Pencak Silat se-Kabupaten Lamandau berlangsung meriah dan diikuti puluhan pesilat dari berbagai perguruan. Hasilnya, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Lamandau berhasil keluar sebagai Juara 1. Disusul oleh PPS Jokotole Kabupaten Lamandau di posisi Juara 2, dan Pagar Nusa Kabupaten Lamandau di posisi Juara 3.

Pada kejuaraaan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Sabtu (24/1), para pemenang mendapatkan medali sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan sportivitas mereka.

Penutupan diawali dengan pertandingan final yang disaksikan langsung oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama jajaran pejabat daerah dan tamu undangan. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi semangat para atlet yang telah menunjukkan kemampuan terbaik selama kejuaraan berlangsung.

Bupati menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari persiapan atlet pencak silat Lamandau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 yang akan digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat. 

“Saya berharap hasil kejuaraan ini dapat menjadi dasar pembinaan lanjutan, sehingga atlet terpilih benar-benar siap mengharumkan nama Kabupaten Lamandau di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Rizky Aditya Putra.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan atlet yang dilakukan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) bersama seluruh perguruan pencak silat di Lamandau.

Usai menyampaikan sambutan, Bupati Lamandau secara simbolis memukul gong sebagai tanda berakhirnya kejuaraan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Sabtu (24/1).

Penutupan tersebut menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga bela diri sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Melalui kejuaraan ini, diharapkan lahir atlet-atlet pencak silat berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional, sekaligus memperkuat pencak silat sebagai identitas budaya daerah. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #pencak silat